Keluhkan Kondisi Jalan Abdul Djabbar Bahua, Ini Tanggapan Warga

oleh

Kondisi ruas jalan Djabar Bahua, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo,yang sangat memprihatinkan dan butuh perbaikan. (foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Kondisi ruas jalan Abdul Djabbar M Bahua Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, nampaknya mulai dikeluhkan warga.
Pasalnya, dengan kondisi jalan yang terdapat kubangan besar, sedikitnya dapat menghambat aktifitas warga, apalagi jalan tersebut merupakan alternatif yang menghubungkan antara Desa Buhu dan DesaLuwoo Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo.

Dari hasil pantauan Tim Suaralidik.com, pada senin 15/10/2018, jalan yang merupakan akses masayarakat menuju Kantor Camat Talaga Jaya kini makin parah, bahkan bisa saja dapat membahayakan keselamatan bagi para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Sementara hal ini ternyata mulai menimbulkan keresahan warga, yang saat ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah untuk dapat melakukan perbaikan.

Saat ditemui Andi Mauludu (41) yang kesehariannya sebagai tukang, warga Desa Buhu Kecamatan Talaga Jaya, mempertanyakan keberadaan Pemerintah Daerah, yang hingga kini belum juga turun untuk melakukan perbaikan jalan. Bahkan kerusakan ini sudah berlangsung lama, dan dihawatirkan jika tak kunjung di perbaiki makan kondiasinya akan semakin parah lagi.

“Anda lihat sendiri bagaimana kondisi jalan ini, boleh dikatakan seperti arena sirkuit motocross. Dengan kondisi jalan seperti ini masih ada tidak pemerintah , kondisi ini sudah lama, sebelum pilbup 2015 kemarin, dan hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.”keluh Andi.

Ditempat yang sama Hamsa Paus (33) juga menganggap kondiai jalan yang hingga kini masih memprihatinkan, imbas dari pemilihan bupati (pilbup) kemarin.

“Mungkin karena kekalahan paket Nafas dikecamatan Talaga Jaya pada pilbup 2015 kemarin, hingga membuat jalan ini tak mau disentuh oleh pemerintah daerah.” ujar Hamsa.

Sementara itu, dengan kondisi saat ini mereka saat berharap, agar pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar bisa tak dapat membahayakan keselamatan warga saat beraktifitas.(RDJ).