Kemana Kasus Pernikahan Sesama Perempuan di Bulukumba Bermuara? Ini Kata Polisi

oleh
Pernikahan sesama perempuan di Bulukumba, Sulsel.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Kasus pernikahan sesama perempuan di kabupaten Bulukumba, Sulawesi-Selatan, antara Rahmat Yani alias Rahmayani (28) dengan Syarifa Nurul Husna (21) yang menggemparkan Jagad Nusantara beberapa waktu lalu masih menyimpan rasa penasaran masyarakat dan perbincangan hangat terkhusus di kabupaten Bulukumba.

Pasalnya, kasus yang sempat membuat geram masyarakat ini bingung kemana muara atau akhir dari pernikahan terlarang ini masih begitu kurang jelas apa yang akan dikenakan.

Pernikahan sesama perempuan di Bulukumba, Sulsel.

Banyak kemudian yang mempertanyakan, bagaimana pernikahan sesama jenis ini bisa lolos hingga pada tahap resepsi selama dua hari. Apakah kelalaian dari pihak pemerintah/instansi terkait ataukah kegagalan dalam pembinaan moral. Apakah kasus ini dibiarkan begitu saja atau pelaku ditindak sebagai efek jera agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

Jika mengacu pada Pasal 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan) jelas mengatakan perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanit sebagai suami isteri.

Selain itu, di dalam Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan dikatakan juga bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Ini berarti selain negara hanya mengenal perkawinan antara wanita dan pria, negara juga mengembalikan lagi hal tersebut kepada agama masing-masing.

Mengenai perkawinan yang diakui oleh negara hanyalah perkawinan antara pria dan wanita juga dapat kita lihat dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (UU Adminduk) beserta penjelasannya dan Pasal 45 ayat (1) bahkan di Ibu Kota Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta telah dibuat No. 2 Tahun 2011 tentang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (Perda DKI Jakarta No. 2/2011).

Sementara, kepolisian resort (Polres) Bulukumba yang dikonfirmasi mengatakan, kasus ini sementara dalam rana penyelidikan.

“Ya, sementara kita lagi ambil keterangan,” kata Kapolres Bulukumba, AKBP, Muh Anggi Siregar kepada Suaralidik.com, Jumat (29/9/17).

Awal terbongkarnya kedok Pelaku Rahmayani tersebut sempat diamankan oleh kepala lingkungan di kantor kepolisian setempat. Namun karena keluarga merasa tidak keberatan Rahmayani akhirnya dilepas dan diusir pihak keluarga korban yang merasa ditipu.

“Pihak keluarganya tidak melaporkan kejadian itu dan tidak merasa keberatan dengan alasan Rahmat Yani ini banyak berjasa terhadap keluarganya,” terang AKBP Anggi Naulifar Siregar, awal terbongkarnya kasus ini.

Belakangan diketahui, ternyata Rahmayani menggunakan banyak cara dalam mengelabuhi warga, pihak pemerintah setempat, serta keluarga korban dengan menggunakan beberapa dokumen palsu seperti KTP dan SIM hingga akhirnya lolos menikahi Syarifa yang ia pacari selama 2 tahun lebih.

“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan,masalah pemalsuan KTP dan dokumen,” jelas Wakapolres Bulukumba, Kompol Syarifuddin kepada awak media beberapa waktu lalu.

Dilain sisi, berdasarkan penelusuran yang dilakukan pihak Kementrian Agama (Kemenag) Bulukumba kepada korban Syarifa menyebut, Rahmayani, saat ini sudah tak berada di Bulukumba.

“Tadi itu (Saat Kemenag Melakukan Penelusuran) saya minta sama Syarifa nomornya suaminya tapi dia bilang tidak aktif nomornya. Terus saya bilang kira-kira dimana suamimu, dia bilang sekitar Bone sekarang menuju Kolaka,” kata Abd Hafid, Kasi Binmas Kemenag Bulukumba. Kamis (28/9/17).

Selain itu, Kememag juga mengatakan pernikahan ini tidak sah dan tidak pula terdaftar di KUA.

Seperti diketahui, pernikahan sesama perempuan, Rahmayani dan Syarifa Nurul Husna tersebut terjadi di Dusun Erelebu, Desa Eka Tiro, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba pada 17 September 2017 kemarin.

Kasus ini terbongkar setelah kepala lingkungan setempat curiga dengan gelagat Rahmayani kemudian melakukan pemeriksaan 3 hari setelah resepsi berlangsung.

Kasus ini kemudian berlanjut viral saat Fotografer di resepsi tersebut bernama Ashock mengunggah foto keduanya di Sosial Media Facebook pada 27 September 2017 kemarin. (Ar/ *)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama