Kembali Amankan Ribuan Botol Miras, Kasat : Diduga Ada Anggota Polri Ikut Main

oleh -

Foto : Kasat Narkoba Polres Gorontalo AKP Leonardo Widharta S.ik berada ditruk bermuatan 120 karung miras yang berhasil diamankan,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Satnarkoba Polres Gorontalo kembali gagalkan penyeludupan 5.760 liter miras tradisional cap tikus, Minggu 02/06/2019.

“Barang haram ini berasal dari Amurang Sulut, dan rencananya akan dibawah ke Kalimantan,”ungkap Kasat Narkoba Polres AKP Leonardo Widharta S.ik kepada awak media saat konfrensi pers, dihalaman kantor Satnarkoba Polres Gorntalo, Selasa 18/06/2019.

Leonardo menjelaskan, penangkapan ini bermula atas informasi warga bahwa akan ada sebuah truk dengan nomor Polisi DB 8816 EY mengangkut miras jenis Cap Tikus yang dikendarai Marchel Ramly Toralawe (32), warga Desa Picuan Baru kecamatan Motoling kabupaten Minahasa Selatan dari arah Amurang Sulut menuju Gorontalo.

Menerima info tersebut, pihaknya bersama beberapa Anggota Opsnal menuju perbatasan Gorontalo Utara dan Bolmut menunggu mobil truk tersebut.

“Kami berada tak jauh dari Polsek Atinggola. Sekitar Pukul 19.20 Wita, kendaraan tersebut melintas depan Polsek Atinggola. Kami memastikan bahwa kendaraan itu adalah kendaraan yang diduga membawa cap tikus.”ujar Leonardo.

“Saya bersama anggota mengejar mobil tersebut dan memberhentikan dan langsug menggeledahnya. Alhasil benar bahwa kendaraan itu memuat miras Jenis Cap Tikus. Diduga barang tersebut milik Hj Nur Aco (49) warga kelurahan Damai Bahagia kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan,” lanjut Leonardo.

Untuk mengelabui petugas, pelaku menutupnya dengan terpal dan meletakkan beberapa sak semen dibelakan truk. Agar saat diperiksa petugas hanya mendapatkan semen tersebut.

Leonardo mengungkapkan, pihaknya menduga ada Anggota Polri yang memback up dan mengawal agar barang haram tersebut sampai ketujuan tampa hambatan.

“Setelah di BAP singkat, diduga ada Anggota Polri yang terlibat. Dan sekarang yang diduga tersebut sudah tidak bertugas lagi di Polsek Atinggola. Boleh dikategorikan Anggota ini memback up atau mengawal barang haram ini.”ungkap Leo.

Sementara disinggung apakah Anggota yang diduga ini juga ikut memback up cap tikus yang selama ini masuk ke Gorontalo, pria yang sering disapa Leo mengaku masih mendalami dugaan tersebut.

“Cap tikus yang selama ini sering lolos dari Polsek Atinggola dan diamankan petugas apakah ada back up dari terduga, kami masih mendalaminya. Tapi kami sudah mengetahui identisasnya dan telah dilaporkan kepada pimpinan,”tegas Leo,(***Rollink).