Kenal Lewat Facebook, Lalu Pacaran Dan Berakhir Penganiayaan

oleh
EV, mahasiswi STIKES Panrita Husada Bulukumba didampingi Orangtuanya Syamsir di RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba setelah dianiaya mantan pacar,Aidil Akbar. AATJ/SUARALIDIK

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA- EV (19) tidak pernah menyangka perkenalannya dengan seorang pemuda, Aidil Akbar (24), melalui situs jejaring sosial Facebook berakhir penyiksaan. Bukan belaian kasih sayang yang didapat, hampir setahun memadu kasih namun putus akibat tidak direstui orang tua membuat mahasiswi STIKES Panrita Husada tersebut dibogem sang mantan pacar.

Kisah ini berawal ketika perempuan asal Desa Tibona, Kecamatan Bulukumpa tersebut berkenalan dengan Aidil Akbar yang merupakan seorang pengemudi pick up namun berparas lumayan yang membuat EV terpikat.

Perkenalan terus berlanjut sampai akhirnya kedua insan berlainan jenis tersebut bertemu dimana dari komunikasi intens lewat Facebook, cinta keduanya terus bersemi. Sampai akhirnya, sejoli ini memutuskan untuk berpacaran.

“Saya menjalin asmara dengan Aidil Akbar sejak tahun lalu ” kata EV usai meminta Visum Et Repertum di RSUD Sultan Dg Radja Bulukumba dimana sebelumnya telah memberikan laporan di Polres Bulukumba atas Kasus Penganiayaan,Senin (8/8/2016).

Namun, Aidil Akbar yang semula dikenal EV ramah saat belum berpacaran mendadak berubah. Sejak hubungan mereka tidak direstui oleh keluarganya, EV mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari sang kekasih. “Dua minggu lalu kami putus,” kata EV.

Sejak saat itu, EV mengaku sering diteror via SMS. Kata-kata makian dan kasar terus masuk ke telepon genggamnya yang dikirim sang pacar.

Puncaknya, siang tadi ketika EV masih berada ditempat prakteknya di Puskesmas, Akbar hendak bertemu dengan dirinya di kostnya di Desa Taccorong, namun dirinya menolak dengan alasan masih bertugas.

EV terkejut melihat Akbar masih menunggu dirinya didepan kost dan mengajak EV untuk keluar membahas kelanjutan hubungan mereka. Ditengah perjalanan Akbar menghentikan kendaraannya dan meminta EV turun dan secara tiba-tiba langsung melayangkan tinju kewajah EV menyebabkan bibir EV pecah serta beberapa bagian tubuhnya mengalami lebam dan memar.

“Saya dipukul di mulut dan paha di tendang-tendang” ujar EV sambil memperlihatkan memar di bibir dan paha serta lengannya kepada SuaraLidik.com

“Waktu dipukul, Aidil Akbar mengancam saya untuk tidak berteriak kalau nyawa saya mau selamat ” tambahnya sambil menahan isak tangis didampingi orangtuanya.

Syamsir, orang tua EV berharap Aidil Akbar segera dibekuk polisi. “Biar hukum yang memberikan ganjaran , kami meminta kepada SuaraLidik untuk mengawal dan mendampingi kami dalam proses penganiayaan terhadap anak saya Pak” ujar Syamsir penuh harap.

EV,mahasiswi STIKES Panrita Husada Bulukumba memperlihatkan luka lebam setelah dianiaya mantan pacar Aidil Akbar. (AATJ/SUARALIDIK)
EV,mahasiswi STIKES Panrita Husada Bulukumba memperlihatkan luka lebam setelah dianiaya mantan pacar Aidil Akbar. (AATJ/SUARALIDIK)

 

Penulis : aatj/SuaraLidik