Kepada Istrinya Saleh Bersumpah Jika Dirinya Bukan Pelaku Pembunuh Rafika Hasanuddin

oleh
Pembunuh Rafika Hasanuddin
Saleh tersangka pembunuh rafika hasanuddin di perumahan Yusuf beauty Gowa

Lidik Gowa – Kasus pembunuhan di perumahan Yusuf beauty di Gowa masih menjadi perhatian publik mulai sejak ditemukannya mayat rafika Hasanuddin hingga terungkapnya pelaku pembunuhan rafika oleh Tim Polda Sulsel berkerja sama dengan Polres Gowa.

Pembunuh Rafika Hasanuddin
Saleh tersangka pembunuh rafika hasanuddin di perumahan Yusuf beauty Gowa

Penemuan mayat Rafika Hasanuddin di perumahan Yusuf beauty blok A Nomor 5. pada hari Senin 16 Januari 2017 oleh Security bernama Saleh ternyata pelakunya dapat diungkap dengan cepat oleh kepolisian.

4 Hari setelah mayat Rafika Hasanuddin ditemukan,Polisi sudah berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Rafika berdasarkan rentetan penyidikan,Olah TKP ,Sidik jari dan lain-lain.

Berdasarkan hasil penyidikan Tim Polda Sulsel yang bekerja sama dengah Polres Gowa menetapkan Saleh sebagai terduga kuat sebagai pelaku pembunuhan rafika Hasanuddin dan Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Yunus Saputra, membenarkan penetapan Saleh sebagai pelaku pembunuhan terhadap Rafika.

Iya sudah tersangka. Penetapan ini berdasarkan hasil penyelidikan dan beberapa bukti kuat yang mengarah ke Saleh,” kata Yunus kepada media Kamis (19/1/2017).

Sementara itu pihak Keluarga Saleh, tersangka pembunuhan Rafika Hasanuddin masih tetap yakin Saleh bukan pembunuh Rafika.

Saya tidak yakin suami saya yang bunuh, saya tahu itu Rafika, dia sering kasi saya makanan kalau adaki mamanya,” kata Rahmatia, istri Saleh, Minggu 22 Januari 2017.

Dia juga mengaku, Minggu 22.01.2017 saat menemui suaminya di tahanan Polres Gowa, Saleh bersumpah-sumpah demi Allah bukan dirinya yang melakukan pembunuhan.

Kemarin saya jenguk pak, waktu bicara ka suamiku bersumpah-sumpahki bukan dia yang membunuh Rafika, bahkan dia bersumpah dilaknat ki sama Allah kalau dia katanya yang bunuh, dia bilang disiksaki supaya mengaku,” tutur Rahmatia kepada media

Dia juga mengaku bahwa selama suaminya jadi Satpam di perumahan Yusuf Bauty Garden, Jalan Manggarupi Kelurahan Paccinongan Kecamatan Somba Opu Gowa, dirinya selalu tinggal bersama suaminya di Pos Satpam tersebut.

“Selama jadi Satpam di situ, saya juga tinggal di pos itu, cuman pada saat kejadian saya ke Jeneponto bawakan uang belanja anakku, setiap sudah terima gaji suamiku pulangka bawakan uang anakku,” ucapnya.

Dirinya berharap agar polisi betul-betul mengungkap pelaku yang sebenarnya, dan siapa yang menyiksa suaminya.

“Ku harap iya pak polisi tangkap pelaku yang sebenarnya yang bunuh Rafika, itu juga pak yang siksa suamiku supaya ditangkapki juga,” harap Rahmatia.

Ditempat yang berbeda Kakak Saleh juga menuturkan bahwa ada kejanggalan terhadap penetapan tersangka sebagai pembunuh Rafika,Ramil kakak saleh menduga ada unsur penganiayaan hingga saleh mengakui perbuatan itu,tutur ramli

Hal itu diungkapkan Ramli, kakak Kandung tersangka Saleh kepada salah satu media lewat telepon seluler, Sabtu 21 Januari 2017.(RDKS/SLW/BCHT)