Kepala BKPSDM : CPNS Boltim 2018, 15 Tahun Tidak Bisa Mengajukan Pindah

oleh -19 views
Kepala BKPSDM Kab. Boltim Robbi Mamonto sambutan pada apel Perdana CPNS di halaman Kantor Bupati Boltim di Tutuyan
Photo : Kepala BKPSDM Kab. Boltim Robbi Mamonto sambutan pada apel Perdana CPNS di halaman Kantor Bupati Boltim di Tutuyan

BOLTIM – suaralidik.com, Kepala BKPSDM Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Robi Mamonto SE menegaskan, CPNS Boltim 2018 yang dinyatakan lulus beberapa waktu lalu, wajib mengabdi di Boltim dengan sungguh-sungguh, serta membuat pernyataan tidak akan mengajukan pindah tugas selama 15 tahun.

Demikian kata Robi dihadapan 285 CPNS yang hadir dalam apel perdana di Halaman Kantor Bupati di Tutuyan.

“Kalian nantinya akan menerima SK CPNS (80% gaji), disitu juga tertulis penempatan instansi kerja. Maka, setiap CPNS wajib membuat pernyataan tertulis dan ditandatangani di atas materai, bahwa tidak akan mengajukan pindah tugas ke luar daerah selama 15 tahun,” ujarnya.

Hal ini ditegaskan Robi guna mengantisipasi para pelamar dari luar daerah yang lulus di Boltim. Menurut Robi, CPNS yang lulus di Boltim otomatis sudah menjadi warga Boltim, sehingga wajib hukumnya untuk mengabdi serta bersama-sama membangun daerah Boltim lewat pelayanan di masing-masing satuan kerja.

“Khusus CPNS yang datang dari luar daerah, jangan lagi kalian berfikir bahwa kalian orang luar daerah yang tugas di Boltim. Tetapi, saat ini kalian sudah menjadi warga Boltim yang berasal dari daerah luar,” tambah Robi.

Lewat kesempatan itu, Robi juga menjelaskan tentang teknis kelengkapan berkas CPNS, yaitu beberapa persyaratan berkas yang wajib dilengkapi oleh para CPNS.

“Batas akhir pemasukan berkas hingga tanggal 21 Januari, diharapkan para CPNS untuk segera melengkapinya dan memasukkan berkas ke BKPSDM hingga batas akhir tersebut. Nantinya berkas tersebut akan kita proses untuk pengusulan NIP dan SK CPNS,” terang Robi.

Tidak lupa, Robi berpesan kepada para CPNS yang lulus tersebut, senantiasa menjaga nama baik daerah Boltim, hal itu sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama.

“Jangan sampai ada isu-isu atau provokasi yang muncul, sebab disini kita sebagai Instansi penyelenggara seleksi CPNS sudah bekerja maksimal sesuai koridor dan aturan yang berlaku. Jika ada informasi yang kurang jelas, bisa ditanyakan langsung ke BKPSDM,” tandas Robi.

Diketahui, dari 306 kuota yang akan diterima, peserta seleksi CPNS Boltim yang lulus tes (SKD dan SKB) sebanyak 285 orang. Antara lain 172 orang formasi guru, 83 orang kesehatan, dan 30 orang formasi teknis. (***bob/TUP, Humas dan Protokol)