Kepala BPBD Kunjungi Pendaki Yang Sempat Hilang di Gunung Sapu Bintoeng Kahayya

oleh
Kepala BPBD Bulukumba, Akrim A.Amir menemyi salah seorang PA yang sempat hilang di Gunung Sapu Bintoeng Kahayya, Selasa ( 14/03/17) di IRD RS UD Sultan Dg Radja || SUARALIDIK

SUARALIDIK.com, BULUKUMBA— 5 (lima) orang Pecinta Alam yang sempat dikabarkan hilang di Gunung Sapu Bintoeng Desa Kahayya Kecamatan Kindang sejak Jumat ( 10/03/17) lalu namun atas pencarian dari tim gabungan TRC Tagana Bulukumba bersama Tim Basarnas Bone, Forum Pecinta Alam Bulukumba, Tagana dan Personil Polsek Kindang di Back up Tim Polres Bulukumba, Selasa (14/03/17) berhasil menemukan kelima korban tersebut dalam keadaan selamat dan kini dirawat di Rumah Sakit Umum Sultan Dg Radja Bulukumba.

Kepala BPBD Bulukumba, Akrim A.Amir menemyi salah seorang PA yang sempat hilang di Gunung Sapu Bintoeng Kahayya, Selasa ( 14/03/17) di IRD RS UD Sultan Dg Radja || SUARALIDIK

Kelima Pecinta Alam tersebut masing-masing Fadly Razak alias Pabol, Iyank, Said,Wawan dan Dinar saat ini masih dirawat secara intensif di IRD.

Kepala BPBD Bulukumba, Akrim A.Amir pada Selasa siang berkesempataan menjenguk korban saat tim telah mengevakuasi ke RS dan mengatakan bahwa kondisi korban yakni Wawan dan Dinar ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi lemas akibat kehabian makanan.

BPBD mendapatkan laporan dari keluarga korban pada Jumat (10/03/17) yang menyampaikan keluarganya atas nama Fadly Razak melaksanakan camping di kawasan Gunung Sapu Bintoeng Kahayya, namun pada Senin (13/04/17) korban menelpon keluarganya bahwa dirinya tersesat dan setelah itu keluarga kehilangan kontak “ujar Akrim Amir.

Selanjutnya pada Senin siang tersebut Tim TRC BPBD Bulukumba kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian serta penyisiran di sekitar Gunung Sapu Bintoeng namun tim tidak menemukan kelima korban sehingga diputuskan untuk melakukan pencarian ke esokan harinya.

Dibantu tim gabungan, menurut Akrim, kelima korban akhirnya berhasil ditemukaan dn di evakuasi ke RS Sultan Dg Radja Bulukumba (bcht/**)