Kepala Dusun Berprofesi Pencuri Ternak Dihadiahi Timah Panas Tim T4P Polres Bantaeng

oleh

SUARALIDIK.COM, Bantaeng – Tim T4P polres Bantaeng berhasil menangkap pelaku pencurian ternak yang terjadi pada akhir bulan Juni 2017 berlokasi di kanpung saroanging, desa Layoa, kecamatan Pajukukang Bantaeng. Adapun yang dicuri oleh pelaku adalah seekor Kuda milik ILYAS. Rabu (12/07/2017)

Kepala Dusus Berprofesi Pencuri Ternak Dihadiahi Timah Panas Tim T4P Polres Bantaeng

Tim T4P mengamankan pelaku pencurian masing masing adalah S bin L, 40 tahun, H bin K umur 40 tahun, J bin T umur 33 tahun dan berstatus sebagai kepala dusun.

Bermula ketika Tim T4P melakukan penyelidikan sehubungan terjadinya pencurian ternak di pajjukukang dan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa yang melakukan pencurian adalah H selanjutnya Tim T4P nergerak menuju kerumah H setelah tim mengetuk pintu sambil perkenalkan diri Namun saat itu H lari sembunyi keatas plafon namun tetap ditemukan

Setelah Di introgasi, H menyebut bahwa pada saat melakukan pencurian kuda ia bersama-sama dengan S dan atas perintah tersangka J lalu Tim kembali mendatangi rumah S dimana S Sadang tertidur pulas didalam kamarnya begitu juga dengan J

Setelah berhasil ditangkap ketiga-tiganya selanjutnya tim bergerak dengan membawa 3 orang tersangka untuk menunjukkan TKP

Pada saat menunjukkan TKP salah satu TSK meronta hendak merebut senpi anggota dan TSK lainnya pun ikut-ikutan sehingga Tim memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan

Hingga akhirnya Tim menembak pada bagian kaki masings tersangka, Usia dilumpuhkan tersangka dibawa ke RSUD Bantaeng untuk diberikan perwatan medis, selanjutnya 3 oang TSK diserahkan Ke Polres Bantaeng untuk proses selanjutnya.

Kapolres Bantaeng AKBP Adip Rijikan mengatakan kami akan terus memaksimalkan pelayanan, perlindungan, pengayoman dan penegakan hukum di kabupaten bantaeng secara tegas, terukur, prosedural dan profesional demi keamanan serta ketertiban masyarakat bantaeng .

Dan kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari masyarakat baik berupa do’a maupun dukungan yg lain sehingga pelaku pencurian ternak tersebut dapat kami proses hukum. [ADS|Red3]