Ketua DPRD Belum Terima Surat Praksi, Permintaan Pansus Angket Bupati Gorontalo

oleh

Ketua DPRD kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu.(foto Thoger)

Gorontalo, Suaralidik.com – Surat resmi dari fraksi terkait pembentukan panitia khusus (pansus) angket terhadap bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo hingga saat ini belum diterima ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu.

Sahmid mengaku saat ini pihaknya terus memantau perkembangangan permintaan hak angket dari media cetak, elektronik, siber maupun media sosial.

“Sampai Saat ini saya belum menerima surat resmi dari fraksi terkait pembentukan tim pansus angket, namun mengikuti terus dinamika perkembangan terkait permintaan pansus hak angket ini melalui media.”ujar Ketua DPRD saat disambangi awak media diruang kerjanya senin 08/10/2018.

Pihaknya juga menjelaskan untuk membawa suatu perkara ketingkat pansus angket membutuhkan tahap pengkajian yang serba hati-hati karena menyangkut nasib orang banyak.

“Kapan akan dilaksanakan rapat pimpinan fraksi, itu yang saat ini akan kami kaji apa perlu, tidak semua persolan harus kita bawa kepada pimpinan fraksi.”ujar Sahmid .

Ia juga memahami keinginan sekolompok masyarakat yang mengatas namakan AMMPD (Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Daerah), namun ada mekanisme yang harus dilalui untuk menindak lanjuti laporan tersebut.

“Terkait hak angket ini saya sangat memahami apa yang menjadi keinginan para aktivis LSM AMMPD, namun harus di ingat ada mekanisme yang telah diatur oleh UU untuk kita lalui bersama dalam mengambil suatu keputusan.”papar Ketua DPRD

Hak angket sendiri saat ini menyeruak kepublik setelah sekolompok masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Masyrakat Dan Mahasiswa Peduli Daerah (AMMPD) meminta DPRD untuk membentuk pansus angket, untuk menyelidiki hasil putusan pengadilan negri kota Gorontalo terkait hutang dana kampanye tim Nafas pada pilkada 2015 kemarin.(RDJ).