Ketua DPRD Bulukumba Bantah Rapat Pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018 Terlambat

oleh
Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018
Dok : Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018 Bulukumba.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Ketua DPRD Bulukumba H.Andi Hamzah Pangki,S.PI membantah bahwa rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018 terlambat,Kamis (30/11/2017)

Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018
Dok : Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Pokok T.A 2018

Hal ini diungkapkan dalam Rapat KUA-PPAS yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Kab.Bulukumba.

Rapat badan anggaran yang akan berlangsung selama tiga hari ini di mulai dari tanggal 30-2 Desember 2017. Dipimpin oleh ketua DPRD Bulukumba H.Andi Hamzah Pangki,S.PI ,bersama wakil ketua I Andi.Zulkarnain Pangki,SE , wakil ketua II, Ir.Hj.A.Murniaty Makking,Sekertaris Daerah Drs.A.Bau Amal, dan dihadiri oleh para anggota eksekutif anggaran.

Ketua DPRD mengatakan rapat KUA-PPAS sudah sesuai aturan dan menyangkut Quorum di dalam DPRD sudah ada tata tertib yang menjadi pedoman yang mereka harus jalankan bahwa kalau tidak quorum ini harus ditunda, bukan karena mengada-ada.

“….Apa yg disampaikan wakil bupati bahwa PMK (peraturan menteri keuangan) belum keluar itu kan sebenarnya bisa kita revisi sambil Kita bahas setelah datang PMK. Yang penting itu dibahas dulu, nah apa yang mau kita bahas kalau uangnya belum ada masuk di DPRD . Masalah PMK yang belum turun dari pusat persoalan dana DAM dan DAU itu kita tunggu baru kita revisi masukkan. Tidak ada masalah kan dalam pembahasan itu?tapi kalau kita tunggu, pasti akan terlambat makanya kami sudah bersurat mewanti-wanti per tanggal Agustus itu masukkan KUA-PPAS apapun itu walaupun belum turun dari PMK. Masalah dana yang ditransfer kesini, dan di dalam pembahasan kan kita revisi bahas sama-sama untuk masukkan yang dari pusat itu…”  ungkap H.A.Hamzah Pangki,S.PI.

Ketua DPRD juga menambahkan bahwa karena sekarang sudah masuk pertanggal ini mereka akan bahas bersama pemerintah daerah dan menjalankan ini saja.

“…Kami tidak mau lagi saling menyalahkan Karena ini sudah konsekuensi bahwa kami Pemda harus menjalankan ini hingga kami tidak mau lagi saling menyalahkan apa yang terjadi kemarin itu sudah selesai…” tambahnya.

Ketua DPRD berharap untuk berikutnya bersama-sama bentukan Bulukumba supaya mereka sudah taat aturan dan menurutnya itu tidak mudah karena sudah dikasi kebijakan maka DPR bersama-sama akan menjalankan itu dan pasti akan tepat waktu.

Di tempat yang sama Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Bulukumba Andi Bau Amal mengingatkan bahwa DPRD Bulukumba pernah menjadi kedua tercepat menetapkan APBD seluruh Indonesia pada tahun 2012 dan kelima pada tahun 2013.

“…DPRD Bulukumba pernah menjadi urutan pertama tercepat menetapkan APBD disulsel “ujar Drs.A.Bau Amal