banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Opini  

Ketua PD AMPG Bulukumba Buka Suara Terkait Tuduhan Firman Gani Tentang Jual Beli Pokir di DPRD

Ketua PD AMPG Kabupaten Bulukumba, Faichal, ST.

Bulukumba, SuaraLidik.com – Terkait tuduhan pemberitaan Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC) Firman Gani, tentang jual beli Pokok Pikiran (Pokir) yang diarahkan ke Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Partai Golkar dan Ketua Partai Bulukumba, mendapat respon dari Ketua PD AMPG Kabupaten Bulukumba, Faichal, ST.

Menurut Ketua PD AMPG Bulukumba mengatakan bahwa, saya pikir isu yang beredar saat ini terkait adanya penyebutan Partai Golkar Bulukumba sebagai aktor dalam hal jual beli pokir, merupakan isu murahan yang dilakukan oknum tertentu demi mengganggu elektabilitas Partai Golkar yang notabene saat ini sedang naik-naiknya berdasarkan hasil survey dari beberapa Lembaga Survey terpercaya.

banner 728x250

“Tuduhan dan serangan yang dilakukan oleh Firman Gani kepada anggota DPRD Fraksi Partai Golkar dan Ketua Golkar Bulukumba tanpa menyebutkan partai lain, jelas mereka masuk angin akibat elektabilitas Partai Golkar Bulukumba dibawah kepemimpinan Nirwan Arifuddin, SH semakin diminati baik itu generasi milenial, pemilih pemula maupun masyarakat yang sebelumnya bersikap empati terhadap politik,” ujar Faichal kepada awak Media Suara Lidik, saat ditemui di Warkop Olala, Sabtu (12/03/2022).

Ical, sapaan akrab Ketua AMPG Bulukumba menjelaskan, tuduhan Firman Gani kepada Ketua Partai Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin sebagai aktor dalam jual beli pokir adalah sebuah fitnah yang tidak berdasar, karena sangat jelas posisi beliau (Nirwan red.) bukan seorang anggota DPRD, jadi tidak ada domainnya kesana.

“Anggota DPRD tidak memiliki hak atas item pekerjaan yang lahir dari pokir karena kewenangan mereka hanya mengawasi jalannya pokir tersebut, apakah jalan sesuai mekanisme yang ada atau tidak, bukan sebagai pelaksana pokir, apalagi sampai berani menjual pokir,” jelasnya.

Selaku Ketua PD AMPG Bulukumba, saya sangat menyesalkan adanya isu tersebut, apalagi sampai menyebut Ketua Partai Golkar Bulukumba. Jadi apa yang dituduhkan Firman Gani sudah mencemarkan nama baik Partai Golkar dan nama pribadi Nirwan Arifuddin sendiri.

“Terkait langkah hukum yang akan kita tempuh, kami akan menunggu koordinasi dan keputusan yang akan dilakukan partai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.