banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Berita  

Ketua PHDI Makassar Kagumi Kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Menghadiri Pembukaan Sabha XI Banjar Hindu Dharma Makassar, di Pura Giri Natha, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu 4 November 2022.

Makassar, SuaraLidik.com – Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada umat Hindu yang senantiasa menjaga keharmonisan di Kota Makassar.

Ungkapan Danny Pomanto terlontar saat menghadiri pembukaan Sabha XI Banjar Hindu Dharma Makassar, di Pura Giri Natha, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu (04/12/2022).

“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Hindu Makassar yang bersama-sama menjaga kota tercinta kita ini,” ujar Danny Pomanto.

Danny Pomanto menegaskan bahwa, Makassar di bawah kepemimpinannya berkomitmen untuk menciptakan kota yang nyaman untuk semua.

“Makassar itu kota yang terbuka, nyaman untuk semua. Saya kunci kata nyaman untuk semua. Ada nilai pluralisme, saling toleransi dan harmonis di dalamnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Danny Pomanto meminta dukungan umat Hindu Makassar untuk terlibat dalam program yang telah dicanangkan Pemkot Makassar.

Karena menurut Danny, tahun mendatang penuh dengan tantangan. Persoalan-persoalan sosial berpotensi muncul lebih banyak. Peran tokoh agama akan sangat dibutuhkan di dalamnya.

“Masalah sosial ke depan akan lebih rumit. Peran para tokoh agama sangat dibutuhkan. Maka itu saya mengajak umat Hindu untuk bergabung bersama menyelesaikan masalah melalui Forum Sipakainga,” jelas Danny.

Bagi Danny, kunci jalannya program di Makassar adalah keterlibatan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Semua satu tujuan untuk menjaga Makassar.

“Wali Kota takkan berhasil tanpa peran masyarakat. Keterlibatan masyarakat di dalamnya dan kembali ke masyarakat, untuk semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Makassar, Dewa Nyoman Mahendra Jaya mengaku kagum atas kepemimpinan Danny Pomanto.

“Pak Danny ini selalu memperhatikan dan mengayomi kami. Meski kami tergolong minoritas di Makassar,” jelas Dewa Nyoman Mahendra.(*)