banner 728x250

KKSS Waropen Tolak Ujaran Rasisme Terhadap Natalius Pigai

Redaksi 2 - Tak Berkategori
  • Bagikan
Ketua BPD KKSS Waropen Nathan Simunapendi ( Masker Putih)

WAROPEN,SUARALIDIK.com – Sejumlah pihak disebut akan menempuh langkah hukum terkait dugaan rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai. Salah satunya ialah Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Waropen.

banner 728x250

Ketua BPD KKSS Waropen, Nathan Simunapendi yang didampingi oleh sekretaris BPD KKSS H.Hilal Askar dan beberapa pengurus lainnya , Senin (25/01) menyampaikan pernyataan sikap atas ujaran Rasisme yang dilontarkan Ambrocus Nababan kepada Natalius Pigar di media sosial facebook dan meminta kepada Polri khususnya Polda Papua untuk menindak tegas perbuatan rasisme Ambrocius Nababan.

Berikut pernyataan sikap Ketua KKSS

  1. Tindakan rasis yang dilakukan Sdr.Ambrocius Nababan melalui akun facebooknya telah meresahkan saudara-saudara kami masyarakat asli Papua di tanah Papua
  2. Pernyataan Sdr. Ambrocius Nababan adalah pernyataan pribadi, bukan mengatasnamakan suku maupun golongan tertentu
  3. Kami mengecam setiap tindakan pelaku rasis di Indonesia dan mendukung upaya penegak hukum terhadap pemilik akun Sdr. Ambrocius Nababan
  4. Kami meminta Sdr. Ambrocius Nababan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada sdr. Natalius Pigai dan secara umum kepada masyarakat Papua
  5. Kami menghimbau seluruh Ketua dan Warga Sulawesi Selatan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua secara umum ditanah Papua agar menyikapi isu yang berkembang secara arif dan bijaksana
  6. Atas tindakan Sdr. Ambrocius Nababan tersebut, kami menyampaikan rasa prihatin dan turut merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kami masyarakat Papua.

Ambroncius Nababan, diduga tergabung sebagai relawan pendukung Presiden Joko Widodo, menuai kritik lantaran ditengarai melontarkan ujaran rasisme terhadap mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) asal Papua, Natalius Pigai. Ujaran rasisme itu termuat dalam unggahan akun Facebook yang diduga milik Ambroncius.

Dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial, diduga Ambroncius mengunggah foto Natalius Pigai dan menyandingkannya dengan foto gorila,” “Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies, sa setuju pace”. Di unggahan lainnya, dia mengomentari pemberitaan yang berisi pernyataan Natalius bahwa rakyat berhak menolak vaksinasi Covid-19.

“Mohon maaf yg sebesar-besar nya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di vaksin. Faham?” Begitu teks yang tertulis dalam unggahan tertanggal 12 Januari itu. [**INO]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *