KM satria Kencana | 4 korban Jiwa dan 26 Orang Selamat Dari Kapal Tenggelam di takakar

oleh
KM satria Kencana yang tenggelam di Takakar

Lidik Takakar – Tigah puluh satu penumpang kapal Jenis KM satria kencana tenggelam di, Kecamatan Mapsu, Kabupaten Takalar, Jumat (03/02/17) Pukul 13:00 Wita

KM satria Kencana yang tenggelam di Takakar

kapal penumpang KM satria kencana yang tenggelam di perairan Takalar di duga milik Dg. Ngawing (48) Warga Dusun Tompotana, Kep Tana. Kec. Mapsu Takalar

kapal ini di nahkodai oleh Dg. Maming yang di Tumpangi masyarakat sebenyak 31 orang

dari informasi yang di himpung suaralidik.com sekitar pukul 13.00 Wita kapal milik Dg. Ngawing berangkat dari Dermaga Takalar Lama Kec. Mapsu Kab. Takalar dengan tujuan ke Kepulauan Tanakeke.

Pada saat dalam perjalanan menuju Kepulauan Tanakeke dihantam oleh ombak yang sangat besar mengakibatkan lepas kendali dan langsung terbalik.

setelah mengetahui kejadian itu Tim SAR terdiri dari personel Kodim 1426/Tkl dan Polres Takalar serta masyarakat setempat tiba di TKP dan melaksanakan pencarian terhadap masyarakat yang tenggelam.

Tim SAR yang terdiri dari personel Kodim dan polres Takalar berhasil menyelamatkan beberapa korban selamat dari peristiwa ini yakni : Dg. Bonto, Dg. Ngamiri, Baharuddin Dg. Sarro, Rabasiah Dg. Nutta, Desi, Dg. Lala, Dg. Ngawing, Safaruddin, Baharuddin Dg. Sarro, Dg. Nyallang, Dg. Sikki, Sirajuddin Dg. Gassing, Mansyur Dg. Nassa, Dg. Muntu, Dg. Sarro, Dg. Amirr, 17. Dg. Maming, Bermianto, Dg. Taba, Dg. Nanring, Dg. Tiro, Dg. Jallang, Hj. Te’ne, Dg. Nuntung ,Farida Dg. caya dan Dg. Laja

Tim SAR menemukan 4 korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa yakni Hj. kebe, Mantang Dg. Tarring, Hj. Ngada dan sakri,, sementara korban yang belum di temukan yakni Sinara dan Ng. nombong masih dalam pencarian Tim SAR
Pemilik kapal Dg. Ngawing dan korban lainnya sudah di evakuasi ke badan layaman umum daerah Rumah sakit H. Padjonga Daeng Ngalle

setelah berobat pemilik Kapal KM satria kencana Dg. Ngawing akan diamankan di Mapolsek Mapsu guna menghindari kemarahan ataupun tuntutan lain dari keluarga korban yang meninggal dunia.

Adhe_Sirha