KMPP Nilai Ranperda Kepemudaan Sulsel 2017 Masih Prematur

oleh

SUARALIDIK.COM, Makassar – Rancangan peraturan daerah (ranperda) kepemudaan provinsi sulawesi selatan  2017 yang sementara pembahasannya bergulir di DPRD sulawesi selatan dinilai masih prematur. Jangan, (07/07/2017)

Djaya Jumain kordinator Koalisi Masyarakat peduli pemuda (KMPP) sulsel

kordinator Koalisi Masyarakat peduli pemuda (KMPP) sulsel, Djaya Jumain mengatakan ada beberapa indikasi ranperda kepemudaan sulawesi selatan 2017 masih dinilai prematur karena adanya beberapa kepentingan terkait kepemudaaan belum terakomodir

Dari pasal ke pasal belum beraturan dan beberapa poin dari  pasal yang ada pengertiannya yang sama sehingga dari pandangan koalisi masih perlu di benahi dan terkesan pada draf ranperda masih copy paste.

Koalisi Masyarakat Peduli Pemuda Sulsel dimana terbentuk dengan puluhan lembaga didalamnya khusus mengawal ranperda kepemudaan sulsel 2017 akan berkonstribusi memberikan masukan atau  saran kepada DPRD  sulawesi selatan melalui hasil kajian daftar isian masalah (DIM) yang di sepakati oleh lembaga yang tergabung dalam koalisi masyarakat peduli pemuda sulsel, “Ujar djaya jumain

Koalisi masyarakat peduli pemuda sulsel yang sementara tergabung dari 36 lembaga di sulawesi selatan akan terus memperhatikan perkembangan dari proses jalannya ranperda kepemudaan sehingga diharapkan dari masukan dan saran dari koalisi nantinya melahirkan perda kepemudaan sulsel 2017 yang mengakomodir seluruh kepentingan kepemudaan dan menjadi perda kebanggaan masyarakat sulawesi selatan. “Tutupnya