Komentar Bendahara KNPI Versi Idil Tentang Makar Ditanggapi oleh Pengurus Versi Soni

oleh
Ahmad Rivandi (Bendahara DPD KNPI Bulukumba), "Pakai Kopiah", di ambil Foto dari Facebook Bang Aco Nis.

SuaraLidik.com – Bulukumba, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bulukumba (DPD KNP Kab. Bulukumba) semakin menuai polemik yang tak berujung.

Ahmad Rivandi (Bendahara DPD KNPI Bulukumba), “Pakai Kopiah”, di ambil Foto dari Facebook Bang Aco Nis.

Kamis 22/12/2016, saat di konfirmasi melalui via BBM, Bendahara DPD KNPI Bulukumba Akhmad Rivandi, S.Sos., M.Si (Bung Aco’ sapaannya) mengeluarkan statemen yang agak resisten dan semakin mempertajam kisruh. “Iya saya merekomendasikan kawan-kawan pengurus yang menghadiri Musprop KNPI versi Yasir Mahmud, dipecat. Saya menilai tindakan mereka sebagai Makar, karena menghianati sumpah dan janji jabatan yang telah diamanahkan. Pemuda hendaknya memiliki integritas, tidak cauvanis, oportunis dan pragmatis”, Ungkapan Bung Aco di SuaraLidik.com berita sebelumnya.

Saat dikonfirmasi pada pengurus DPD KNPI Kabupaten Bulukumba yang telah mengikuti MusProv DPD I KNPI Sul-Sel Versi Yasir Mahmud di Warkop Mattoanging, Saiful Hasbi bersama pengurus yang lainnya, untuk menanggapi statemen Bung Aco. Jawaban yang disampaikannyapun sangat sederhana, bahwa “keikutsertaan kawan-kawan pengurus ke MusProv itu sebelumnya ada komunikasi internal ditingkat pengurus harian”, jelas Saiful Hasbi.
“Memang beliau bung Akhmad Rivandi tidak hadir pada saat itu,sehingga wajarlah ketika terjadi mis konsepsi”, Iful, tambahnya.

Adapun pernyataan bung Akhmad Rivandi makar, bung Iful pun menanggapinya dengat kepala dingin. “Bahwa makar itu merupakan istilah hukum, dan terdapat pada pasal 106 KUHP, dengan ancaman pidananga minimal 20 tahun penjara, karena terkait penggulingan kekuasaan Kepala Negara. Mungkin bung Akhmad ini keliru menafsirkan tentang makar, dan yang pasti ini sudah mencemarkan nama baik. Kami meminta kepada bung Akhmad untuk mengklarifikasi statemennya, walaupun tuduhan tentang makar tidak punya hak jawab atau klarifikasi. Hanya saja ini pertimbangan hubungan emosional sesama pengurus”. Saiful Hasbi, Tutupnya, Saat di konfirmasi di warkop matyoanging Bulukumba, (Rabu/21/12/2016).


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama