Komisi I DPRD Bolmut Pertanyakan SOP Penyaluran Beasiswa Akhir Studi

oleh -
Komisi I DPRD Bolmut
Sekretaris Komisi I DPRD Bolmut, Budi Setiawan Kohongia.

BOLMUT, SuaraLidik.Com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyaluran beasiswa akhir studi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Komisi I Budi Setiawan Kohongia, kepada reporter media ini, Selasa (29/10/2019) mengatakan jika pihaknya menyayangkan ketidak jelasan SOP yang diberlakukan pada penyaluran beasiswa akhir studi ini.

“Sebelumnya ada 83 mahasiswa yang tercantum di daftar penerima, mereka sudah dimintakan nomor rekening dan siap menunggu informasi pencairan. Namun karena sesuatu dan lain hal, nama 4 orang harus dihapus hanya karena diwisuda tahun 2018”, terangnya

Menurut Kohongia, harusnya Pemerintah Daerah memahami proses yang terjadi di kampus, terkait cepat lambatnya mahasiswa diwisuda.

“Seharusnya kalau toh tidak bisa dengan alasan diwisuda tahun 2018, maka saat verifikasi awal tidak usah dimasukkan di daftar. Nah, yang terjadi nanti setelah mahasiswa yang bersangkutan memenuhi segala persyaratan, kemudian dengan alasan tersebut dihapus dari daftar”,

Aleg dari Dapil II itu pun menyayangkan tidak adanya keterbukaan informasi terkait proses penyaluran beasiswa ini.

“Informasi tentang prosesnya ini yang tidak tersampaikan. Seharusnya, para calon penerima diberitahu mulai dari fase melengkapi berkas sampai hari pencairan tiba. Kasihan mereka bolak balik kampus ke daerah, hanya untuk mengecek kelengkapan berkas”, ungkapnya

Dia pun menambahkan, pemerintah daerah harus menyikapi dengan bijak persoalan beasiswa akhir studi ini, demi perbaikan SDM Bolmut kedepan.

“Saat ini kami berencana memanggil instansi terkait untuk meminta penjelasan terkait SOP penyaluran beasiswa akhir studi ini”, tutup Aris, sapaan akrabnya. (***chan)

kpu BOLTIM
HUT Kabupaten Pinrang Ke-60