Komitmen Muh.Basli Ali Untuk Kembangkan Pariwisata Bahari Selayar Tidak Tanggung-tanggung

oleh
Parawisata Kepulauan Selayar
Foto : Pertemuan Muh Basli Ali bersama dengan Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) Arief Yahya,Senin 06/03/2017

Lidik Kepulauan Selayar,– Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali yang berkomitment untuk mengembangkan potensi parawisata bahari kepulauan Selayar tidak tanggung-tanggung.

Takabonerate
Takabonerate Island,Salah satu wisata bahari kepulauan selayar yang populer di dunia Internasional

Guna mengembangkan parawisata bahari kepulauan Selayar,Basli Ali gelar pertemuan khusus dengan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedy, di Wisma Nugra Santana Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Dalam pertemuan ini,Basli Ali banyak menjelaskan sejumlah objek wisata Bahari Kepulauan Selayar, yang tidak kalah dari objek wisata bahari lainnya di Indonesia.

Usai pertemuan khusus konsultasi dan koordinasi seputar wisata bahari kepulauan selayar yang juga dihadiri langsung oleh beberapa pengurus Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (GAHAWISRI),Ketua GIPI Didien Junaedi bersama dengan timnya, bersedia datang ke kabupaten Kepulauan Selayar.

Tidak hanya itu,Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Institut Lembang Sembilan di Hotel Mercure Sabang di Jakarta dipanggil langsung oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) Arief Yahya,Senin (6/3/2017).

Basli Ali yang didampingi oleh salah seorang pengusaha muda Selayar Rapsel Ali,dalam diskusi itu bersama Menpar RI membahas masalah pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Salah satu poin yang dibahas itu diantaranya Selayar menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang pariwisata.

Parawisata Kepulauan Selayar
Foto : Pertemuan Muh Basli Ali bersama dengan Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) Arief Yahya,Senin 06/03/2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya nampak serius membahas masalah KEK dan pariwisata Selayar. “Hasil diskusi dengan Menpar yang terpenting di Selayar dibuat pemetaan lahan KEK. Yang mana milik Pemda, yang mana milik masyarakat untuk dikerjasamakan, dan yang mana milik masyarakat untuk dijual yang luasnya kurang lebih 400 hektare, termasuk paket kebijakan yang bisa diberikan kepada investor,” kata Bupati melalui rilis yang diterima media ini. Rakernas yang dihadiri Bupati Kepulauan Selayar ini dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang berlangsung selama 3 hari 5 sampai dengan 7 maret 2017.

Hasil pantauan suaralidik.com dibeberapa wilayah wisata bahari kepulauan selayar,dalam waktu tertentu tampak banyak kegiatan bakti sosial membersihkan pantai-pantai yang melibatkan element-element masyarakat kepulauan Selayar guna menjaga kesehatan lingkungan dan kebersihan pantai. (ALIEF/BCHT)