Kondisi Infrastruktur Rusak Parah, Begini Isi Surat Terbuka Untuk Bupati Gowa Melalui Medsos

oleh
Desa Pabbentengang
infrastruktur Desa Pabbentengang kecamatan bajeng kab Gowa

Suara Lidik Gowa,- Kondisi Infrastruktur yang tidak tertata baik dengan kondisi rusak parah di Desa Pabbentengang kecamatan Bajeng kabupaten Gowa provinsi Sulawesi selatan mengundang keresahan warga dengan melayangkan surat terbuka melalui medsos lantaran belum adanya perhatian dari pihak pemerintah setempat.

Adnan Purichita Ichsan Yasin Limpo
Screenshoot surat terbuka untuk Adnan Purichita Ichsan Yasin Limpo

Surat terbuka yang dilayangkan oleh sebuah akun facebook “Amri Sang Ekspedisi” yang diupload melalui salah satu Group pada hari Minggu 2 Juli 2017 pukul 19:14 WITA menjadi perhatian publik hingga berita ini diterbitkan, Selasa (4/7)

Poin penting dalam surat terbuka yang langsung ditujukan ke Adnan Purichita Ichsan Yasin Limpo selaku Bupati kabupaten Gowa pada intinya menyuarakan dan berharap agar Pemkab Gowa memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur dan izin tambang golongan C di daerahnya.

Berikut adalah hasil kutipan isi Surat Terbuka akun facebook “Amri Sang Ekspedisi”

Revisi Surat Kami..
Surat Terbuka Untuk Bapak Bupati Gowa..
Yth.
Bapak Bupati Gowa
Adnan Purichita Ichsan Yasin Limpo
Mohon maaf dengan terbitnya surat terbuka ini kepada bapak bupati gowa, karena keresahan kami sebagai warga negara yg berdomisili di Kab. GOWA.
Mungkin tidak etislah dengan melalu sosial media menyampaikan Aspirasi kami sebagai warga negara. Mungkin bapak bupati yang kami hormati sangat tahu keadaan dan kondisi Kab. Gowa saat ini, khususnya yang ada di Kec. Bajeng Desa Pabbentengang.
Tak perlu kami menjelaskan secara detail keadaan dan kondisi Desa Pabbentengang saat ini, tak perlu kami menjelaskan baik secara sosial dan politik di Desa Pabbentengang saat ini, mungkin bapak bupati gowa sudah tau keadaan desa pabbentengang.
Namun yang menjadi keresahan saat ini adalah infrastruktur kami di desa pabbentengang begitu tidak tertata dan sudah rusak parah. Implikasi dari kerusakan infrastruktur di desa pabbentengang akibat mobil truck lalu lalang yang mengambil tambang (tanah dan pasir),2 dusun yg menjadi jarahan para pengusaha yaitu Dusun Paukiri sekitar 2-3 titik penambang dan berdomisili di dusun tersebut daa sugitanga II sekitar 1 titik yg mengeruk sumber daya alam kami,dan hampir menjadi lautan luas. Parahnya lagi pengusaha tambang yg tinggal di dusun sugitanga II itu senditi yang menjarah kekayaan alam kami di desa pabbentengang. Entah mereka memiliki izin tambang Golongan C itu ilegal atau legal, yang penting kami merasa terganggu dengan kebereadaan mobil truck yang lalu lalang. Debu bertebaran hampir di setiap sudut rumah, debu juga akan membuat masyarakat terkena penyakit, karena puluhan mobil truck yang menghancurkan infrastruktur kami. Akibatnya aktivitas dan infrastruktur di desa pabbentengang sudah tidak sangat kondusif untuk di lalui.
Bapak Bupati yang terhormat,perlu bapak ketahui, di kala kami masih menginjak masa kanak-kanak, kami sangat menyatu dengan alam di desa pabbentengang,banyak kedamaian yang kami dapatkan tanpa ada polusi, tanpa ada para penambang. Kicauan burung di pagi hari begitu menyatu dengan hidup kami, tanpa ada gangguan sedikitpun, bahkan kami tidak pernah menghirup debu di pahi hari. Kami hanya ingin menghirup udara bebas di pagi hari.
Bapak Bupati yang terhormat, ini adalah keresahan kami, kami butuh kebebasan dan polusi yg bersih. Kami tak mau menghirup udara bercampur debu di pagi hari. Kami meminta kepada bapak bupati gowa agar menertibkan tambang-tambang tersebut di pabbentengang. Kami meminta perhatian penuh di desa kami.
Mohan maaf sebelumnya dengan kelancangn surat terbuka kami. Semoga bapak bupati bisa segera menindak lanjuti keresahan kami ini. “

Foto Kondisi jalan :

Kondisi Jalan

Hingga berita ini diterbitkan, status surat terbuka yang diupload melalui group facebook di kota makassar ini mendapat respon dari netizen yakni capai 618 like dengan 86 kali share. (elim/bcht)