Konsumen Kecewa Terhadap Pembiayaan Mandiri Tunas Finance Di Bulukumba

oleh

SUARALIDIK.COM, – Kendaraan konsumen pembiayaan sisa 9 bulan dan akan disita oleh pembiayaan. Konsumen merasa dirugikan oleh salah satu pembiayaan bernama Mandiri Tunas Finance yang beralamat di Veteran Utara Makassar.

Hj. Ana (52) sebagai konsumen pengansur kendaraan miliknya yang merasa dirugikan oleh salah satu isternal Muchtar Jaya (40) yang diberikan untuk pembayaran angsuran mobil ford ke pembiayaan Mandiri Tunas Finance yang beralamat veteran utara Makassar namun oknum isternal tidak menyetor ke pembiayaan sebesar Rp.8.400.000 padahal angsuran hanya sebesar Rp. 6,697000 isternal meminta dengan alasan tagihan lebih dari enam juta lebih karena ada denda di dalam angsuran.

Adapun uang yang diberikan kepada Petrus edi yang sebagai area menejer kolecsen sebesar 11,91000 itu tambahan untuk biaya sisa 14,000,000.

Sementara Ungkapan Petrus Edi (38 ) memang saya ambil uang sebelas juta lebih tersebut tersebut tapi uang itu untuk biaya tarik tapi tidak untuk diinput sebagai pembayaran angsuran karena konsumen pernah menunggak 6 bulan makanya mobil di tarik sebelumnya dan harus menebus biaya tarik.

Lanjutnya dan uang yang diambil Muchtar Jaya akan kami proses untuk meminta kembali uang yang diterimanya tapi belum bisa masuk dalam inputan angsuran karena uang yang diambilnya tidak mau mengakui kesalahan yang isternal buat dan bukti tranfer berkas setoran konsumen ke isternal akan dicari dalam gudang yang pernah saya ambil tapi kalau bukti setoran Ibu Hj. Ana yang sebagai konsumen hilang maka itu kinerja polisi yang mencari.

Jika konsumen melaporkan isternal yang tidak menyetor pembayaran tersebut silahkan lapor, Karena uang tarik kemarin yang sebesar sebelas juta lebih itu hanya biaya tarik dan uang yang tidak disetor isternal sebesar delapan juta empat ratus itupun juga tidak terinput maka angsuran yang harus diselesaikan sisa 13 bulan yang akan dilunasi adapun denda akan kami inputkan itu juga harus dibayar dan dinyatakan lunas.

Kalau regulasi biaya tarik itu tidak menentu, harus sesuai kesepakatan konsumen karena sebelumnya pernah ditarik biaya yang dihitungkan sebesar 15 juta namun ada keringanan maka kami hanya meminta dan menerima sebesar 11 juta rupiah.

Konsumen Hj. Ana melaporkan isternal di polda terkait uang yang tidak sampai juga agar dapat amankan kendaraan miliknya dan pihak polda AKBP. Ade R tidak ada hak untuk mengamankan kendaraan tapi mengambil laporan itu bisa.(Kemal/red)