Susah! Di Pelabuhan Pammatata Kabupaten Selayar Sangat Minim Fasilitasnya..”

oleh
pelabuhan pamatata
Photo : Tampak Penumpang memanfaatkan Tempat Jualan Pedangang untuk beristrahat di pelabuhan pamatata kep selayar,kamis 10/11/2016

Lidik Selayar – Pelabuhan Utama Kepulauan Selayar ( Pel Pamatata )Sebagai jalur Penyembarangan dari Selayar menuju Ke Pelabuhan Bira Bulukumba memiliki Fasilitas Umum yang sangat Minim.

Dari Tinjuan langsung yang dilakukan oleh Team Suaralidik.com dipamatata Kamis 10/11/2016 Terdapat Failitas yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.Tidak ditemukan Toilet ( WC ) umum yang berfungsi untuk digunakan buang kecil atau BAB sehingga menyulitkan penumpang ( warga ) yang berada dilokasi pelabuhan saat menunggu kapal feri atau pun sebaliknya.

Diketahui bersama bahwa terkadang Kapal Feri Tidak mampu mengangkut semua penumpang terutama pengguna kendaraan Roda empat untuk menyebrang ke pelabuhan bira bulukumba sehingga penumpang terpaksa harus menunggu dipelabuhan pematata yang sangat minim fasilitas tersebut.

Tampak penumpang hanya beristrahat apa adanya menggunakan kursi-kursi para pedangang yang ada disekitar pelabuhan dan menimbulkan pemandangan yang sangat tidak nyaman.

Saya terpaksa istrahat di warungnya orang ini pak karena tidak ada tempat istrahat di sini sementara harus menunggu feri sandar,Ujar Anto Penumpang asal bulukumba disalah satu warung pel pamatata,kamis 10/11/2016

Kalau mau buang kecil terpaksa cari tempat yang tersembunyi saja dibelakang bangunan karena ada Toilet tetapi tidak berfungsi dan tidak ada airnya juga disana,sambil menunjuk ke bangunan yang tampak jorok dan tidak terawat itu,lanjut anto

Dinas Perhubungan dan ASDP terkesan tidak memperhatikan kondisi Fasilitas dan Pengembangan Pembangunan pelabuhan pammatata yang sekian lama hanya mengambil dan memungut retribusi dari rakyat terutama pengguna jasa Pelabuhan dan Transportasi Laut.Ungkap Muh darwis ( aktifis LSM LIDIK Sulsel ) yang juga sedang berada di lokasi Pamatata saat di konfirmasi oleh suaralidik.com

Reporter : imran Hasan