KPK Apresiasi Bupati Bolmong, Soal Laporan Dugaan Gratifikasi

oleh -47 views
Bupati Yasti saat menyerahkan bingkisan dugaan Gratifikasi kepada pihak KPK
Photo : Bupati Yasti saat menyerahkan bingkisan dugaan Gratifikasi kepada pihak KPK

BOLMONG, Suaralidik.com – Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow Selasa (9/10/2018) secara resmi melaporkan tindakan Gratifikasi, berupa pemberian hadiah atau bingkisan yang diberikan oleh salah satu pengusaha (Investor).

Yasti melaporkan sekaligus menyerahkan bingkisan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bagian Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan Korupsi (Korsupgah) bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati, saat menerima kunjungan kerja KPK di kabupaten Bolmong.

Adapun Peraturan yang Mengatur tentang Gratifikasi seperti pada Pasal 12B ayat (1) UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001 dan Pasal 12C ayat (1) UU No.31/1999 jo UU No. 20/2001, yang berbunyi “Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B Ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK”.

Di hadapan Tim KPK, Bupati menjelaskan, sebelumnya ia menerima pesan Via WhatsApp dari salah satu pengusaha, bahwa ada bingkisan yang akan diserahkan oleh isteri dari pengusaha tersebut. “Jadi beberapa hari lalu saya menerima pesan WhatsApp dari pengusaha, dalam pesan itu dia menyampaikan isterinya sedang berada di Kotamobagu dan akan menyerahkan sebuah bingkisan. Setelah menerima pesan itu, saya langsung menolak, dengan mengatakan mohon maaf saya tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun. Saya tidak berkenan menerima bingkisan itu. Namun tiga hari lalu, saat saya pulang ke rumah, bingkisan sudah diantar, saya WA lagi dan memberi peringatan bahwa saya akan lapor ke KPK, bertepatan dengan pertemuan ini saya serahkan sepenuhnya ke KPK,” jelas Yasti.

Sementara itu tim KPK RI bagian Korsupgah wilayah Sulut  Muhamad Indra Furqon, mengatakan kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Bolmong, ini merupakan contoh baik yang ditunjukkan oleh seorang kepala daerah yang patut ditiru oleh daerah lain. Ini sebagai bukti bahwa Bupati Bolmong sudah menunjukkan komitmennya untuk pemberantasan korupsi, terutama dibidang pencegahan, ujar Muhammad.

“Sudah tepat apa yang dilakukan Bupati, namanya pemberian itu harus dilaporkan. Sekecil apapun itu harus disampaikan”, tandas Indra. (***Is)