KPK RI Diminta Usut Proyek Bandara Doloda Mokoagow Bolmong

oleh -
Pagar Bandara Doloda
Foto : Pekerjaan fisik pagar pengaman bandara Doloda Mokoagow senilai Rp 63 M disorot

BOLMONG, Suaralidik.Com – Pekerjaan pemasangan pagar pengaman bandara Doloda Mokoagow Lolak, Bolmong yang dianggarkan Rp 63 M dan dikerjakan oleh CV.Jaya Abadi diduga kuat bermasalah.

Hal ini mendapat kecaman dari Ormas dan LSM di bumi in Totabuan. Pekerjaan yang anggarannya bersumber dari APBN Kementerian Perhubungan itu dilakukan asal jadi.

Hasil dilapangan tidak sesuai dengan Spesifikasi dan RAB. Sementara pihak penyedia, CV Jaya Abadi dari Bitung telah melepas papan pekerjaannya. Terkesan menghilangkan jejak.

Ormas Laki mendesak aparat Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) dan jajaran Polda Sulut agar segera melidik pekerjaan dan pengadaan material.

Banyak akal bulus yang diduga dilakukan penyedia. Galian C tidak dibeli tapi hanya diambil dari lokasi bukit bandara.

Seharusnya lebih panjang volume pekerjaannya dari yang ada saat ini pengadaan tanah pilihan bandara.

Berbeda dengan anggaran 2018- sebelumnya tanah pilihan penimbunan bandara dibeli dari masyarkat jadi capain volumenya hanya 300 meter itu masih rasional.

Tapi untuk anggaran 2019 pengadaan tanah pilihan penimbunan runway bandara tanah penimbunn tidak dibeli. Sehingga diminta hal ini dilakukan audit pihak terkait.

“Ada indikasi kuat terjadi mark-up yang merugikan keuangan negara,”kata Indra Mamonto dari Ormas LAKI Bolmong.(***Agus)

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60