Kunjungan Wakapolda Sulut di Boltim : Eyang Berhasil Satukan Persepsi Masyarakat Boltim yang Majemuk

oleh
Photo : wakapolda Sulut Brigjen Pol Johni Asadoma melakukan Kunjungan kerja di Boltim

BOLTIM, Suaralodik.Com –  Kunjungan Kerja Wakapolda Sulut Brigjen Pol Johni Asadoma menyatakan bahwa kepemimpinan Bupati Boktim Sehan “Eyang” Landjar berhasil menyatukan persepsi masyarakat Boltim yang cukup majemuk

Kunjungan kerja  orang nomor 2 di Polda Sulut itu di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rabu ( 16/5/2018). Kunjungan diawali dengan apel siaga sekaligus inspeksi di Markas Polsek Urban Kotabunan.

Rombongan Wakapolda Sulut di Boltim disambut  Bupati bersama ketua tim penggerak PKK Boltim, Nursiwin Dunggio.

Suasana akrab dan hangat yang dirasakan Wakapolda dalam kunjungan perdananya tersebut, menimbulkan kesan tersendiri bagi perwira Polri kelahiran Nusa Tenggara Timur ini.

Johni  menilai,  Eyang (sapaan akrab Sehan Landjar) sebagai pemimpin daerah, layak menjadi inspirasi semua orang.

“Saya sendiri menganggap beliau (Eyang-red) sebagai inspirasi. Banyak ide cemerlang untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang beliau sampaikan, saya kira sangat Briliant. Ini wajib diapresiasi,” katanya.

“Ini contoh pemimpin yang baik, bisa menjaga keharmonisan di masyarakat walaupun mereka berbeda, tapi karena kepemimpinan Pak Bupati, masyarakat bisa hidup rukun tanpa mempersoalkan suku atau agama,”tambah Pati bintang satu itu

“Saya baru kasih saran kalau pak Bupati bikin buku supaya ide-ide beliau bisa disampaikan ke masyarakat, eh ternyata sudah ada. Saya kira beliau layak jadi pemimpin besar, saya doakan itu,” kata  Asadoma.

Sehan Landjar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Wakapolda Sulut untuk memantau langsung keberadaan masyarakat di Boltim.

“Pak Wakapolda mengajak kita semua untuk selalu menjaga kondusifitas daerah, hubungan antara masyarakat dan pemerintah bersama jajaran kepolisian. Tentu ini saya sambut dengan baik. Kami dari pemerintah daerah akan selalu bersinergi dengan Kepolisian termasuk TNI, untuk menjaga keutuhan negara dan bangsa Indonesia. Tidak ada tempat bagi orang yang ingin memecah belah persatuan kita di daerah ini,” tegasnya.(***bob-rm/iqb)