Kunjungi RS Boliyohuto, Komisi lll : Pekerjaan Tahap Dua Kemungkinan Molor

oleh -18 views
Komisi lll bersama Dikes Kabupaten Gorontalo
Foto : Anggota Komisi lll bersama Dikes Kabupaten Gorontalo saat melakukan kunjungan kerja di RS Boliyohuto, Rabu 30/10/2019,(foto Thoger).

LIMBOTO, Suaralidik.com – Anggota Komisi lll DPRD Kabupaten Gorontalo meyakini, bahwa Pekerjaan tahap dua Rumah Sakit (RS) Boliyohuto kembali akan melewati batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Pasalnya pekerjaan yang seharusnya saat ini sudah berlangsung tak kunjung dilakukan oleh pihak ketiga.

“Kami minta kepala dinas untuk mengingatkan pihak kontraktor agar pekerjaannya segera dilaksanakan. Jika melihat dari progres pekerjaannya masih nol, saya secara pribadi ragu pekerjaannya bisa selesai dengan waktu yang tinggal dua bulan.” ujar anggota Komisi lll Suwandi Musa usai melakukan kunjungan bersama jajaran Dikes di RS Boliyohuto, Rabu 30/10/2019.

“Saya sangat prihatin, andai pemasangan instalasi listrik, air, dll, tidak selesai pada target sebagaimana yang ada dikontrak maka ancamannya kelanjutan RS. Karena ini menyangkut kepercayaan pemerintah pusat kepada kita.” imbuh Suwandi.

Dirinya mengingatkan, bahwa tindak lanjut pelaksaan pekerjaan tahap dua yang tak kunjung dikerjakan oleh pihak ketiga merupakan pekerjaan rumah bagi kepala dinas kesehatan.

“Pekerjaan ini kita akan kawal terus, rencananya minggu depan saya kembali akan mengajak teman-teman Komisi lll untuk melihat langsung progres pekerjaannya.” tegas Aleg Hanura.

“Mohon kiranya kepada dinas terkait, jika kami Komisi lll datang tidak usah dilayani yang aneh-aneh, karena kita juga menggunakan anggaran perjalanan dinas dalam daerah.” harap Suwandi.

Ditempat yang sama, anggota Komisi lll Abdul Haris Engahu menyayangkan pemasangan instalasi listrik yang tidak berbarengan dengan pekerjaan pemasangan plafon.

“Kemungkinan akan membongkar lagi plafon. Bangunan ini terdiri dari dua lantai, jadi aneh jika dia tidak berbarengan antara instalasi listrik diatas dan dibawah. Apalagi ini adalah rumah sakit, beda pemasangannya dengan rumah-rumah biasa.” kata Abdul Haris.

“Hal yang paling urgent adalah penyambungan kabel dari induk karena tempat ini butuh gardu yang cukup besar, sementara sampai sekarang belum ada saya lihat tiang-tiangnya. Maka bisa dibayangkan, dengan waktu yang diberikan sekarang kemungkinan ini tidak akan selesai,” tambah Aleg dari Partai Gorlkar.(Rollink).