Kurang Dari 24 Jam, Polres Bantaeng Tangkap Tahanan Yang Kabur

oleh
Tahanan Kabur ditangkap
2 Orang Tahanan Polres Bantaeng yang kabur , MA dan MIJ berhasil ditangkap bersama dengan Per KIN yang membantu tahanan Kabur pada Selasa (2/5/17) / SUARALIDIK (A2)

BANTAENG,SUARALIDIK.com— Polres Bantaeng Polda Sulsel akhirnya menemukan dan menangkap 2 (dua) orang tahanan yang kabur pada Selasa (02/05/17) sekitar pukul 05.30 WITA. Ke-2 Tahanan yang kabur tersebut merupakan tahanan kasus Pencurian Handphone.

Tahanan Kabur ditangkap
2 Orang Tahanan Polres Bantaeng yang kabur , MA dan MIJ berhasil ditangkap bersama dengan Per KIN yang membantu tahanan Kabur pada Selasa (2/5/17) / SUARALIDIK (A2)

Sebagaimana diketahui, 2 orang tahanan Polres Bantaeng, MA (18) dan MIJ (22) berhasil kabur setelah menggergaji pintu sel rutan dan merusak gembok atas bantuan dari perempuan KIN (16) yang membawa gergaji masuk kedalam sel tahanan pada Senin (1/5/17).

Namun, tak kurang dari 24 jam, tim T4P Polres Bantaeng akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka di rumah kerabatnya di Kampung Bu’ne Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng sekitar pukul 21.30 WITA dimana pada saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka tersebut bersembunyi dan berusaha kabur dengan melakukan perlawanan sehingga salah seorang tersangka di lumpuhkan dengan timah panas pada kakinya.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rodjikan saat menggelar Press Release, Rabu (3/5/17) menghadirkan ke dua tersangka bersama dengan Perempuan KIN yang turut membantu tahanan kabur.

Polres Bantaeng telah menemukan dan menangkap kembali 2 orang tahanan yang sempat kabur pada Selasa (2/5/17) hanya dalam waktu kurang dari 17 jam di Kampung Bu’ne Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa begitupun dengan perempuan KIN yang telah membantu tahanan kabur dengan membawa gergaji masuk kedalam sel tahanan. ” ucap AKBP Adip Rodjikan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran Polres Bantaeng tersebut mengatakan untuk perempuan KIN yang berperan membantu tahanan kabur akan dikenakan Pasal 223 KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 Tahun 8 Bulan. (A2)