banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Kurang Direspon oleh PT Berkat Anugerah Sejahtera, Kades Rantau Makmur Datangi Manajemen

Datangi perusahaan
Kepala Desa Rantau Makmur, Satino bersama aktivis Lidik Pro Kutai Timur Husaini saat menemui perwakilan manajemen PT Berkat Anugerah Sejahtera, Jumat (29/07/22) [Foto: Husaini]

Terkait Kejelasan Data Karyawan Warga Rantau Makmur

SUARALIDIK.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendatangi manajemen PT Berkat Anugerah Sejahtera yang merupakan Subkon dari PT Arkara Pratama Energi (PT APE) di Areal KM 9 Desa Rantau Makmur, Jumat, 29 Juli 2022.

Kedatangan Pemdes Rantau Makmur tersebut di pimpin langsung oleh Kepala Desa Rantau Makmur, Satino bersama dengan aktivis Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (Lidik Pro) Kutai Timur, Husaini.

Kepada kontributor SUARALIDIK Kutim, Satino mengatakan bahwasanya dirinya selaku Pemerintah Desa Rantau Makmur tidak di hargai oleh manajemen PT Berkat Anugerah Sejahtera , terkait kejelasan data-data karyawan yang bekerja di dalam perusahaan.

Baca Juga: PT Timuraya Jaya Lestari Menempatkan 10 Tenaga Kerja Perawat Ke RS Dr Sulaiman Al-Habib Saudi Rabia

” Sampai hari ini, manajemen PT Berkat Anugerah Sejahtera tidak komitmen dengan kami selaku pemerintah desa dengan tidak adanya kejelasan data-data karyawan yang bekerja di dalam perusahaan,” kata Satino.

Satino pun meminta kepada manajemen perusahaan PT Berkat Anugerah Sejahtera untuk secepatnya memberikan data-data karyawannya.

” Kami hanya meminta data karyawan PT Berkat Anugerah Sejahtera terkhusus warga Desa Rantau Makmur yang sudah masuk sebagai karyawan,” tandasnya.

Baca Juga: HKG PKK Ke-50, Ketua TP-PKK Bantaeng Ajak Masyarakat Tingkatkan Pemberdayaan Keluarga

“Harapan kami sebagai pemerintah desa agar pihak perusahaan harus komitmen terkait kejelasan perekrutan karyawan agar masyarakat Rantau Pulung khususnya warga Desa Rantau Makmur untuk di proses baik yang sudah melengkapi persyaratan perusahaan mau pun lamaran yang masih numpuk di kantor desa,” tutup Satino.