Sajak Ladang Tulis Terminal Nirbaya

oleh

Bingung

Senja mulai bertarung
Mempertahankan masa mendung
Sebelumnya telah sedia payung
Beralaskan kain sarung
Kesatria tak sadar termenung
Ditemani kicauan sang burung

Aku maju, terperangkap karung
Diamku dianggap patung
Aku mundur, tercekik kalung
Serasa ingin berkabung
Ya Tuhan, aku sungguh bingung


Terminal Purabaya

Panas terik makanan sehari – hari
Hidup keras adalah jatidiri
Mengadu nasib di tempat ini
Pilihan terakhir tak terpungkiri
Kerja banting tulang jadi kuli
Demi sesuatu bernama gaji
Tak peduli seberapa kali
Jatuh bangun karena rugi
Ada juga lintah darat pungli
Menjerat dompet bagai tali
Di terminal Purabaya ini
Kutemukan makna dari jatidiri

 Yusuf Ikrom Nur Azami Nama Pena Ladang Tulis, Lahir di  Cilacap 28 Mei 1998. Suka membaca novel fantasi
Trilogi Philip Pullman (the dari materials), yaitu Kompas emas, pisau gaib, teropong cahaya. Juga Tere Liye
Bumi, bulan, matahari.