Lagi Mayat Di Duga Kelompok MIT Santoso di Temukan di Dalam Sungai di Kabupaten Poso

oleh
Lokasi penemuan mayat Anggota MIT santoso di Sungai Puna Poso

PALU,SUARALIDIK.com– Satuan Tugas ( Satgas ) Operasi Tinombala, Rabu (14/9/2016) kembali menemukan sesosok mayat manusia di dalam Sungai Puna Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan sekitar pukul 09.40 Wita.

Informasi yang dihimpun Redaksi SuaraLidik.com, Jenazah yang di duga anggota MIT Santoso tersebut menggunakan kaus lengan panjang warna hitam dan celana panjang warna biru kehitaman dan menggunkan rompi serbu yang berisi bom lontong, di temukan oleh seorang pengemudi truk bernma Arlis (24) yang sedang singgah di piggir Sungai Puna sambil memarkir mobilnya. Arlis yang sedang menghisap rokoknya tersebut melihat keadaan sekitar dan sedang mengangkat batu ke mobilnya melihat tangan manusia terjepit di antara bebatuan di dalam Sungai Puna.

Arlis yang penasaran sekaligus merasa ketakutan tersebut lalu memanggil temannya Janur (32) yan merupakan seorang pengumpul batu di Sungai Puna dan bersama-sama melihat tangan yang terjepit di sela bebatuan tersebut untuk memastikan apa benar tangan manusia atau bukan dan keduanya menemukan sesosok mayat.

Arlis kemudian menghubungi salah satu anggota Polsek untuk emberitahukan ada temuan mayat dengan menggunakan rompi , kemudian bersama-sama dengan anggota Polsek lainnya serta anggota dari TNI satuan Yonif 724 lalu mendatangi lokasi bersama dengan beberapa masyarakat sekitar Sungai Puna .

Sosok mayat yang ditemukan di dalam sungai  Puna Desa Tangkura Poso Pesisir Selatan yang di duga anggota MIT Santoso, rabu (14/9/2016)- SUARALIDIK
Sosok mayat yang ditemukan di dalam sungai Puna Desa Tangkura Poso Pesisir Selatan yang di duga anggota MIT Santoso, rabu (14/9/2016)- SUARALIDIK

Anggota dari Yonif 714 lalu memeriksa kondisi dari mayat tersebut dan menemukan 1 buah bom lontong serta tisu basah dalam saku rompi mayat tersebut dan langsung mengevakuasi menggunakan mobil menuju Polsek Poso Pesisir Selatan kabupaten Poso untuk di identifikasi oleh Tim Inafis Polri.

Dari olah TKP yang dilakukan di sekitar Sungai Puna, didapatkan sebuah karung yang tidak jauh dari posisi mayat kurang lebih 50 meter dari Jembatan Gantung Gantinadi yang diduga barang bawaan dari mayat tersebut berupa tas dari karung yang berisi : Satu toples berisi pisang rebus, Sepatu dua pasang warna putih, 2 pasang kaos kaki warna biru, Tenda warna biru terikat, Beras di dalam karung putih kurang lebih 2 kg, serta berbagai peralatan untuk dipergunakan di dalam hutan

Setelah dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Palu dan dari DPO Basri yang telah di tangkap sebelumnya membenarkan mayat tersebut adalah salah satu anggota MIT Santoso bernama Andika dan juga merupakan salah satu DPO dari Kelopok MIT Santoso yang kabur, namun tim Inafis Polri dari Polda Sulteng belum memastikan bahwa mayat tersebut adalah mayat Andika.

REPORTER ; muhardi/andi awal

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama