banner 728x250

banner 728x250

Landjar: Proyek Fisik yang Dibiayai ADD Harus Melibatkan Masyarakat

  • Bagikan
Sehan Landjar Boltim
Bupati Boltim Sehan S. Landjar, SH saat memberikan sambutan pada kegiatan Musrenbangda tahun 2020

BOLTIM, Suaralidik.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan S Landjar, SH membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kabupaten Boltim tahun 2020 dalam rangka penyusunan rancangan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021. Bertempat di lantai 3 Kantor Bupati Boltim, pada Rabu (18/3/20).

Dalam sambutanya, Bupati mengatakan pelaksanaan Musrenbangda adalah upaya penajaman dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak tahap awal mulai dari Musrenbang di desa, kecamatan, dan koordinasi SKPD.

banner 728x250

“Kepada semua pemangku kepentingan inilah saatnya kita memusyawarahkan sesuatu yang dianggap urgen yang harus kita selesaikan pada 2021 nanti. Itu lewat upaya dan strategi yang disebut program dan kegiatan,” katanya.

Bupati berharap kepada seluruh pemangku kepentingan agar akurat dalam perencanaan.

“Saya harap hilangkan copy paste. Kita harus rumuskan satu rancangan program dan kegiatan pada 2021 sebagai bagian tindak lanjut dari apa yang sudah kita laksanakan dan tidak lari dari visi misi daerah,” ujar bupati.

Lanjut dikatakannya, kepada para Sangadi agar proyek fisik yang dibiayai dengan ADD harus melibatkan masyarakat. Ini agar tercipta multiplier effect yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

Bupati Boltim memberikan Sambutan pada kegiatan musrembang kabupaten

“Tujuan pembangunan ada tiga. Yang paling utama bagaimana menciptakan rakyat Boltim yang cerdas, sehat, dan sejahtera. Hasil dari pembangunan akan membuat rakyat sejahtera, tolak ukurnya ialah kemampuan daya beli masyarakat dan tingkat pengangguran,” ujar Bupati.

“Tujuan pelaksanaan Musrenbangda RKPD untuk mendapatkan masukan dan saran dari stakeholder dan masyarakat. Tahapan-tahapan perencanaan telah dilaksanakan di antaranya Musrenbangdes di 80 desa, Musrenbang Kecamatan di 7 kecamatan, rapat forum perangkat daerah serta Konsultasi Publik,” ujarnya.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Boltim Ir. Sonny Warokka, Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, SH, perwakilan Polres Boltim, Bappeda Provinsi Sulut, serta seluruh unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kecamatan dan desa.(Bob)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *