Lantik Pengurus PKK, Indra Yasin : Jadilah Mitra Pemerintah Daaerah

oleh -
Foto : Bupati Dr Indra Yasin SH MH saat melantik pengurus PKK Gorut,(foto dok.humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Dr Indra Yasin secara resmi mengukuhkan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gorut periode 2018-2023.

Pengukuhan pengurus PKK ini dilaksanakan di ruang Pola kantor Bupati, Selasa 08/01/2018 dan dihadiri Ketua PKK Gorut, Asisten I, II dan Pimpinan OPD, serta Camat se-Kabupaten Gorut.

Usai mengukuhkan, Bupati Indra Yasin yang juga selaku Pembina TP-PKK Gorut menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik tersebut. Serta meminta OPD untuk terus mendukung penuh program PKK.

“Di awal 2019, PKK sudah meraih prestasi mewakili Gorut, bahkan mereka mendahului OPD yang ada. Namun saya yakin prestasi itu tidak akan diraih jika tidak didukung oleh dinas/badan yang ada. Oleh sebab itu, saya minta OPD mendukung sepenuhnya gerakan PKK.”ujar Bupati.

Apalagi sekarang, lanjut Bupati, TP PKK sudah lain dari waktu sebelumnya, pertanggung jawabannya sudah langsung kepada menteri dalam negeri, Jadi butuh keterlibatan semua OPD.

“Sekali lagi saya selaku pemerintah daerah mengucapkan Terima kasih atas prestasi yang telah diraih, baik tingkat kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional. Tentu ini membanggakan bagi kita semua sebab membawa nama harum daerah ini. Dan kepada pengurus yang lama, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas prestasi yang ditorehkan selama 5 tahun kemarin,” jelas Indra Yasin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gorut, Reni Yasin Hiola berharap, dalam mengemban tugas menjalankan 10 program yang akan dijalankan, agar seluruh pengurus TP PKK terus diberikan kekuatan dan kemudahan serta dukungan semua Pihak yang terkait.

“Karena banyak tugas yang menunggu ibu-ibu dalam 10 program nanti. Tentu itu semua demi prestasi yang ingin kami persembahkan kepada pemerintah dan khususnya bagi masyarakat. Sesuai rapat yang kami ikuti di provinsi, pada 10 program PKK yang dinilai itu, setiap kelompok kerja (pokja) ada yang mewakili,” ujar Reni.

Ia juga mengungkapkan, setiap program yang dilombakan memiliki berbagai kriteria penilaian yang berbeda, dan itu tidak mudah.

“Penilaiannya itu memang berat, mulai dari SK-nya, kemudian dokumentasi, bukti fisik, dan sampai lokasi yang akan dikunjungi. Jadi saya mohon kepada bupati dan seluruh OPD terkait untuk mendukung kami,” pintanya.

Pihaknya juga berharap, pengurus setiap pokja tetap semangat dan bekerja dengan sepenuh hati.

“Apalagi ibu-ibu pengurus ini masih muda-muda, ayo bekerja keras dan bersemangat, meski tidak ada gaji, kita harus bekerja agar memperoleh ibadah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, masyarakat , dan juga membantu pemerintah daerah,” tukasnya.

“PKK saat ini sangat berpengaruh terhadap pemerintah daerah, karena sekarang PKK sudah bertanggungjawab kepada kementerian dalam negeri dan laporannya diberikan langsung kepada presiden,” tutup Reni.(***rollink)