Perjalanan Puisi Darah Mimpi

oleh

 

Sejauh peta langkahmu dibentangkan,

Sejauh itu pula kau menimbang keputusan,

Menjaring pengalaman

Mengusung sayap kawan ke kampung halaman

Di tengah jalan, kau dapati bebatuan terjal

Tak jarang, bersapa dengan jurang

Senyum mengakar di anak kehidupan

Sementara punggung merengek melahirkan bunga-bunga dapur,

Kau pacu kecepatan, bukan buntu yang kau dapatkan

Perihal kesempatan tertunda di tungku waktu yang memunah.

Darah Mimpi

Kampung Imajinasi, 15 Desember 2017.