Lewati Medan Ekstrem, Dollah Mando Obati Kerinduan Warga Lampirring

oleh
Menyeberangi Sungai

SIDRAP – Kerinduan Warga Dusun Lampirring, Kelurahan Batu, Kecamatan Pituriase kepada calon bupati Sidrap Nomor urut 2, H. Dollah Mando (DOAMU) terobati. Cabup pasangan Mahmud Yusuf tersebut menyambangi dusun penghasil jeruk nipis itu meski dengan tantangan berat, Kamis (15/03/2018).

Menyeberangi Sungai

Dollah Mando bersama tum harus melewati medan yang kurang bersahabat melintasi sungai berarus. Memang akses jalan menuju dusun Lampirring tak memiliki jembatan, yang ada hanya jembatan alternatif yang juga kondisi nya memprihatinkan.

DOAMU ingin menumui warga Dusun Lampiring, SIDRAP.

Namun semua itu tak menyurutkan semangat dari insinyur pertanian itu untuk bertemu masyarakat. Dollah Mando juga terpaksa menaiki mobil masyarakat yang terbiasa dan mengetahui medan menuju lokasi.

Setibanya di Dusun Lampirring, Dollah Mando disambut puluhan masyarakat yang antusias menunggu. Di hadapan masyarakat Dollah Mando menyampaikan, jika warga dusun Lamirring merestuinya maka yang pertama menjadi prioritas khusus di dusun Lamirring adalah pembangunan jembatan.

“Insya Allah, jika terpilih prioritas utama DOAMU adalah pembangunan jembatan,” ujar Dollah Mando disambut sumringah warga.

Mantan Wakil Bupati Sidrap 2 Periode itu juga menanggapi beberapa keluhan warga soal masalah pertanian. Masyarakat kesulitan pada pengairan sawah sebab lahan yang ada di daerah itu merupakan tanah tandus sehingga petani hanya mengandalkan tadah hujan. Untuk pengadaan sumur bor juga tidak memungkinkan.

“Jangan Ki khawatir jika saya terpilih, semua masalah pertanian yang ada di Lampiring ini akan menjadi tanggungan saya untuk mencari jalan keluarnya,” jelasnya.

Pasangan Mahmud Yusuf itu juga berjanji akan menyediakan pelayanan kesehatan modern, salah satunya pembangunan Pustu agar warga Lampiring tak jauh dalam mendapatkan akses kesehatan.

Selain itu Dollah Mando juga menyampaikan program pendidikan gratisnya. Akbar, salah satu warga dusun Lamirring sangat bersyukur dengan datangnya Dollah Mando. Menurutnya program yang dipaparkan sangat rasional dan bermasyarakat khususnya petani.

“Inimi yang ditunggu memang, bapak asli petani yang memang dibutuhkan masyarakat. Kalau ada petani buat apa dipilih yang lain,” kata Akbar.(*AD)