LIDIK PRO Perkirakan Usai Lebaran Jumlah PMI/TKI Ilegal Bertambah Ke Malayisa

oleh
Firdaus Gigo Atawuwur S.Pd, M.Pd
Firdaus Gigo Atawuwur S.Pd, M.Pd

Kota Makassar, suaralidik.com – Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) yang bergerak di bidang sosial dan investigasi memperkirakan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal ke Malaysia akan bertambah usai momen mudik Lebaran.

Para pekerja ilegal tersebut dibawa TKI yang lebih dulu bekerja lewat jalur tidak resmi.

Ketua Umum Yayasan Peduli Insani Nusantara (YAPINUS) sekaligus Ketua Dewan Pendiri LIDIK PRO Firdaus Gigo Atawuwur S.Pd,MM kepada media mengungkapkan jika pengawasan kurang, usai lebaran Idul Fitri 1439H maka besar kemungkinan jumlah PMI Ilegal bertambah.

“Mereka pulang kampung mengajak saudaranya, keluarganya, dengan cara bertentangan dengan regulasi yang ada,” kata Firdaus di Kantor YAPINUS Cabang kota Makassar, Rabu (20/6/2018).

Kondisi tersebut yang membuat jumlah TKI ilegal di Malaysia semakin meningkat. Dia pun mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, agar mematuhi ketentuan yang ditetapkan dan memenuhi dokumen yang berlaku.

‎”Kalau mereka kembali ke Malaysia mohon tetap prosedural. Jangan bawa orang lewat pinggir-pinggir (ilegal), kan jumlahnya signifikan banyak. Makanya jumlah ilegal di Malaysia semakin hari semakin meningkat, pulang bawa orang,” papar Firdaus.

Penggiat sosial dan pendidikan itu juga mengungkapkan, Malaysia menjadi tujuan yang paling diminati TKI ilegal karena berbatasan langsung dengan Indonesia, sehingga mudah terakses. Selain itu kesamaan karakter budaya, membuat masyarakat berani menempuh cara tidak resmi untuk bekerja di negara tetangga tersebut.

“Mereka menganggap negara perbatasan. Mereka meremehkan akses apapun, itu yang kita tidak setuju dengan mereka. Kan harus prosedural masuk ke negara orang‎,” tutup Firdaus. (***Alif)