Lidik Pro Pertanyakan Dana Anggaran Perubahan Sekdakab Lamteng Tahun 2017 Yang Meroket

oleh
Kantor Perlengkapan Pemkab Lampung tengah
Kantor Perlengkapan Pemkab Lampung tengah

Lamteng suara lidik.com – Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (Lidik Pro) DPD Lampung tengah pertanyakan besarnya dana anggaran perubahan yang meroket terhadap Sekdakab Lamteng Tahun 2017 lalu.

Pasalnya APBDP 2017 Pemda Lamteng provinsi Lampung melalui sekdakab kepala bagian (kabag) Administrasi perlengkapan pada realisasi anggaran APBD dan APBD perubahan tergolong melonjak naik hingga 50%.

Dari hasil investigasi sementara didapatkan data, khusus ditahun 2017 pada program peningkatan sarana dan prasarana aparatur sebagai berikut:

1) pengadaan kendaran dinas / operasional dengan nilai pagu anggaran Rp.17.948.389.300,00
2)pengadaan perlengkapan rumah jabatan /dinas dengan nilai pagu anggaran Rp.3.015.958.000,00
3)pengadaan peralatan kantor kantor dengan nilai pagu anggaran Rp.518.000.000,00
4)pengadaan perlengkapan gedung kantor dengan nilai pagu anggaran Rp.7.841.295.000,00
5)pengadaan alat kelengkapan kerja kecamatan dengan nilai pagu anggaran Rp.726.800.000,00

Seperti pada pengadaan dinas / operasional KABAG perlengkapan APBD murni mengagarkan 16.709.389.300,00 setelah APBD perubahan bertambah menjadi 17.948.389.300,00 anggaran untuk pengadaan tersebut naik hingga Rp.1.239.000.000,00 dan pengadaan perlengkapan rumah jabatan/ dinas di APBD 2.186.458.000,00 dan bertambah 3.015.958.000,00 anggaran meroket hingga milyaran rupiah dan tim investigasi lembaga swadaya masyarakat (LSM) lembaga mendidik pro rakyat nusantara soroti anggaran tersebut

Hal ini diungkapkan dengan tegas oleh Tim Invetigasi Lidik Pro Lamteng Edi Doy kepada media.

Sementara itu,  kepala bagian perlengkapan Yasir Aromi yang berusaha dihubungi oleh media namun gagal lantaran tidak pernah berada di tempat dan dihubungi pun via seleulernya juga tidak diangkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim Invetigasi Lidik Pro masih terus melakukan penelusuran lebih mendalam dugaan Anggaran perubahan yang meroket itu  ( ***EDI DOY/ BCHT)