Lidik Pro Sorot Indikasi Kasus Korupsi Desa Matandahi Kec. Tinanggea, Kab. Konawe Selatan

KOLAKA, Suaralidik.Com – Andi rusdi toko pemuda desa matandahi mengatakan pemerintah desa matandahi tidak bisa menunjukan data-data ril yang diminta masayarakat desa matandahi seperti SK pemerintah Desa matandahi, badan hukum Bumdes, Angaran rumah tangga Bumdes Anggaran dasar Bumdes, RAB pembagunan insprastruktur.

Sedangkan pemberian bantuan kepada masyarakat desa matandahi ada diskriminasi yang mana Kepala Desa Matandahi dalam pemberian bantuan Rumah lebih megutamakan keluarganya yang mana tinggal diluar Desa Matandahi namun dibuatkan rumah di Desa matandahi akhirnya keluarganya masuk dan tinggal di Desa matandahi, sedagkan masayarakat yang sudah berpuluh tahun tinggal di Desa Matandahi tidak pernah kena sentuhan dari pemerintah setempat, kesalnya andi rusdi

Ketua BPD H. Unus mengatakan bahwa memag kepala desa matandahi tidak trasfaran dalam pengelolaan dana desa kepada BPD dan masayarakat

Sedagkan masalah angaran Bumdes yang kami ketahui itu cuma Rp 127 juta namun ternyata angaran Bumdes yang dikelola -+Rp 190 juta jelas Ketua BPD

Ruswan Sekretaris Bumdes sekaligus Sekertaris Karang Taruna menjelaskan bahwa selama ada Bumdes dan nama saya terdaftar sebagai sekertaris Bumdes namun itu semua hanya sekedar nama saja sebagai sekertaris namun dalam pengelolaan Bumdes saya tidak pernah dilibatkan apa lagi bercerita berapa dana yang dikelola Bumdes itu tidak tersampaikan Berapa, semua pengelolaan Bumdes itu dikerjakan oleh Ketua Bumdes sendiri

Ketua BINPRO (Badan Investigasi Nasional Lidik Pro) yakni Harianto Syam melirik yang dikeluhkan masyarakat desa matandahi dan memerintah kader Binpro untuk mengambil dokumentasi vidio rekaman dan salah satu pengurus Bumdes di Desa matandahi yaitu Bendahara Bumdes dirinya sangat menyayangkan kepada Ketua Bumdes Hamsir Dan Kepala Desa Kaharuddin karna dalam pencarian angaran Bumdes tidak dilibatkan bendahara bahkan tandatangannya dipalsukan, dalam hal ini ketua Bumdes didesa itu indikasi melanggar pasal 263 ancaman 7 tahun lebih penjara.

Bendahara Bumdes dalam vidionya yang enggang menyebut namanya waktu tahun 2018 ketua Bumdes dan kepala Desa datang kerumah menyampaikan bahwa sudah melakukan penarikan dana Bumdes tampa melalui bendahara Bumdes dengan mengatakan memalsukan tandatangan saya sangat keberatan namun saya tidak tau mau menyampaikan kepada siapa. Sedagkan selama saya jadi bendahara Bumdes saya tidak pernah memegang uang Bumdes dan rekening Bumdes apa lagi mau mengelola usaha Bumdes saya tidak pernah dilibatkan, hanya nama jhe saja saya dalam struktur pengurus Bumdes namun saya tidak pernah dilibatkan dalam pengelolaan Bumdes. (***Andank)

News Publicated on : 12/09/2019 12:33

Share

Terbaru

Pemkab Boltim Salurkan Bantuan Kepada Warga Jiko Utara

BOLTIM, Suaralidik.com - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Boltim…

43 menit lalu

Gelar Aksi, PMII Ajak Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Dukung Revisi UU KPK

LIMBOTO, Suaralidik.com - Guna mendukung revisi UU KPK Puluhan mahasiswa yang tergabung pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kabupaten…

55 menit lalu

Bupati Gorut Minta Camat Dan Kades Cegah Pembakaran Lahan

GORUT, Suaralidik.com - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. Hi. Indra Yasin S.H., M.H., meminta kepada seluruh instansi terkait dan aparatur…

12 jam lalu

Indra Bertekat Jadikan Gorut Pusat Pengembangan Perikanan Di Provinsi Gorontalo

GORUT, Suaralidik.com - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Dr. Hi. Indra Yasin S.H., M.,H bertekat menjadikan Kabupaten Gorut sebagai pusat perikanan…

12 jam lalu

Mengalami Masalah Teknis Pesawat Lion Air Tujuan Makasar Kembali Mendarat di Bandara Gorontalo

GORONTALO, Suaralidik.com - Mengalami maslah teknis setelah lepas landas selama kurang lebih 45 menit, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan…

12 jam lalu

Reka Ulang Perkara Pembunuhan Mongolato, 8 Tersangka Peragakan 41 Adegan

LIMBOTO, Suaralidik.com - Sat Reskrim Polres Gorontalo mengelar reka ulang kasus pembunuhan Reykel Hanafi alias Ikel, yang terjadi di kompleks…

13 jam lalu

This website uses cookies.