Lindungi Generasi Muda Dari Narkoba, Bupati Gorut Intruksikan Semua Stakeholder Berperan Aktif

oleh -3 views

Foto : Bupati Gorut Indra Yasin bersama jajaran BNN Provinsi Gorontalo, BNNK Gorontalo dan BNNK Gorut,(foto istimewa).

GORUT, Suaralidik.com – Dalam rangka melindungi generasi penerus bangsa terjerat dengan Narkoba, Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengajak semua stakeholder untuk berperan aktif dalam mengkampanyekan, bahayanya barang haram tersebut hingga kepolosok desa.

Menurut Bupati Gorut, hal ini dianggap serius, mengingat kasus Narkoba saat ini banyak melibatkan generasi muda khususnya pelajar. Sehingga dirinya mengajak orang tua murid agar lebih memperhatikan anaknya, baik dari berangkat sekolah hingga tiba dari sekolah.

“Saya minta semua anak sekolah diperiksa tasnya, jangan sampai di tasnya tersimpan ‘gula-gula’, lem, dan barang-barang lain yang bersifat narkoba,” imbau Indra usai membuka Workshop Pengembang Kapasitas Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Gorut, di Ballroom Maqna Hotel Kota Gorontalo, Jumat 16/08/2019.

Indra Yasin menuturkan, pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah terus berupaya melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba, oleh karena itu masyarakat pun diminta aktif dalam menyukseskan upaya itu.

“Saya ingin ketemu dengan seluruh kepala sekolah, guru, termasuk orangtua murid. Karena kita ingin mencegahnya mulai dari bawah. Jangan sampai dampak narkoba ini menjangkit. Jadi, sebelum mengakar harus kita pangkas”,tegas Indra.

Indra mengungkapkan, untuk memaksimalkan program tersebut, dirinya telah mengistruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gorut agar segera mengeluarkan surat edaran terkait pemeriksaan tas siswa-siswi.

“Kepala dinas juga harus menurunkan surat edaran kepada kepala sekolah tentang operasi tas siswa-siswi, sebab anak-anak ini sudah pintar menyembunyikan sesuatu. Makanya saya minta orangtua, guru, kepala sekolah harus lebih jeli lagi mencegah itu,”ungkap Indra.

“Instruksi ini bukan saja bagi anak sekolah dan masyarakat, melainkan bagi ASN dan aparatur lainnya, entah itu PTT atau GTT”,sambung Indra,(TR/03).