LMP dan PMII Desak Kajari Bulukumba Serius Tangani Kasus Korupsi Dana PAUD

oleh

Bulukumba, Suara Lidik РPenanganan kasus korupsi dugaan penyalahgunaan dana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, yang saat itu dijabat Andi Akbar Amir menjadi cikal bakal Laskar Merah Putih (LMP) dan Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Cabang Bulukumba melakukan demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bulukumba, Senin (28/02/2017) sekitar pukul 10. 45 Wita.

Demonstran dari kedua ormas tersebut mendesak kejaksaan negeri Kabupaten Bulukumba agar transparan dalam menangani kasus korupsi serta meminta agar kasus korupsi penyalahgunaan dana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga dipublikasikan kepada masyarakat Bulukumba.

Koordinator aksi “Hendra Wahyudi” menilai bahwa penanganan kasus beberapa korupsi yang ditangani pihak kejaksaan negeri Bulukumba terkesan sangat lamban.

“Kami memberikan deadline kepada pada kejaksaan untuk segera menyelesaikan kasus ini dalam rentan waktu sepekan, jika deadline kami tidak di indahkan maka kami akan melakukan aksi susulan dengan agenda mendesak Kajari Bulukumba untuk mundur” Tegas Hendra Wahyudi pada wartawan suara lidik.

Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba Muh. Ihsan yang menemui para demonstran mengaku jika dirinya cukup banyak mengungkap kasus yang ada di Bulukumba. Muh. Ihsan juga menambahkan bahwa sudah ada 8 kasus dalam setahun yang telah ditangani pihaknya, beberapa tersangka sudah ditahan dan beberapa tersangka lagi masih menjadi DPO.

Terkait Kasus penyalahgunaan dana PAUD, kami telah memeriksa 20 orang saksi namun dari keterangan para saksi tersebut belum ada yang memberatkan. Tapi kami tetap mencari saksi lain untuk mencari bahan keterangan “Tegas Muh. Ihsan”

Muh. Ihsan juga menambahkan bahwa kendala yang dihadapi Kejari Bulukumba dalam penanganan beberapa kasus korupsi adalah keterbatasan personil sehingga ia meminta massa untuk bersabar.