LMP Sulsel Kecam Kekerasan Security Kampus UIN Samata Terhadap Pemukulan Jurnalis Tv di Gowa

oleh

GOWA,SUARALIDIK.com– Markas  Daerah Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan  mengecam  kekerasan  yang dialami dua orang jurnalist televisi lokal atas nama Muh Imran dari Ve Channel dan Muchlis dari Go TV di kampus UIN Samata yang di lakukan oleh security saat keduanya melakukan peliputan aksi unjuk rasa di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan,Kamis (1/9/2016)

Ketua Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan meminta Rektor UIN Samata untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Seharusnya security tidak melakukan kekerasan terhadap jurnalis karena mereka di lindungi undang undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers” ujar Andi Nur Alim.

Ketua LMP Sulsel dan Sekretaris LMP Sulsel
Ketua LMP Sulsel,Andi Nur Alim bersama Sekretaris LMP Sulsel,Djaya Jumain – Ist/SUARALIDIK

Sementara mantan Koordinator Advokasi Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel yang juga Sekretaris Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan , Djaya Jumain akan memberikan dukungan kepada kedua jurnalis yang mendapat perlakuan kasar oleh security UIN Samata dan meminta agar Rektor UIN Samata harus bertanggung jawab dan meminta maaf secepatnya.

Rencananya LMP Sul-Sel akan melakukan kordinasi kepada kedua jurnalis dan Organisasi jurnalis untuk tindakan selanjutnya.

Suara Pembaca: Djaya Jumain (Sekretaris LMP Sulsel)

Redaksi: Andi Awal