LMP Sulsel Nilai Guru Dasrul Tidak Konsisten dan Merampas kemerdekaan Anak

oleh

MAKASSAR,SUARALIDIK.com– Markas Daerah Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan menilai Dasrul, guru SMKN 2 Makassar tidak konsisten dan merampas kemerdekaan anak padahal sebelumnya ada upaya damai di persidangan di Pengadilan Negeri Makassar pada Selasa 6 September 2016, namun pada Kamis 8 September 2016 perdamaian di batalkan oleh Dasrul dan keluarganya.

Ketua LMP Sulsel,Andi Nur Alim -SUARALIDIK
Ketua LMP Sulsel,Andi Nur Alim -SUARALIDIK

Ketua Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan , Andi Nur Alim , mengatakan Dasrul tidak konsisten dengan perkataannya karena  membatalkan upaya damai yang telah di sepakati bersama malah meminta Alief untuk  di masukkan di Panti sosial Salodong selama dua tahun dan juga meminta Laporan Alief di cabut serta melanjutkan kasus Alief.

Andi Nur Alim meminta Aparat Kepolisian Polresta Makassar untuk memproses guru Dasrul karena ini di buktikan sesuai ucapannya di Pengadilan Negeri Makassar untuk mencabut laporan Alief dan pengakuan Alief terjadi pemukulan berulang ulang terjadi pada dirinya yang dilakukan oleh Dasrul dan di perkuat dengan bukti visum.

SUARAPEMBACA : djaya jumain ( Sekretaris LMP Sulsel )

Redaksi SuaraLidik ; andi awal