LMPI dan Sejumlah Pemerhati Buruh Demo Disnaker Bulukumba

oleh
LMPI Bulukumba
Foto : Massa LMPI Bulukumba saat demo di depan Kantor Disnaker Bulukumba, Jl. Lanto Dg Pasewan, Kel. Loka, Kec. Ujung Bulu, Selasa (11/04/2017).

Bulukumba, Suara Lidik – Tim investigasi LMPI Macab Bulukumba dan sejumlah pemerhati buruh gelar aksi demonstrasi di Depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bulukumba terkait ulah semena-mena PT Lonsum Estate yang memaksa ratusan karyawannya menandatangani surat PHK, Selasa (11/04/2017).

LMPI Bulukumba
Foto : Massa LMPI Bulukumba saat demo di depan Kantor Disnaker Bulukumba, Jl. Lanto Dg Pasewan, Kel. Loka, Kec. Ujung Bulu, Selasa (11/04/2017).

Menurut Askar selaku Koorlap dalam aksi tersebut, menyatakan bahwa aksi tuntutan yang ingin disampaikan di Kantor Disnaker Bulukumba adalah untuk meminta Dinas Tenaga Keja Bulukumba agar dapat menghadirkan pihak PT. Lonsum dan karyawan yang telah di PHK dan mendesak pihak disnaker untuk memfasilitasi karyawan yang telah dipecat agar bisa dipekerjakan kembali.

“Kami pernah melakukan permohonan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bulukumba agar turun kelapangan untuk melakukan klarifikasi kepada PT. Lonsum terkait ulahnya memaksa karyawannya menandatangani surat PHK” Kata Askar saat dikonfirmasi tim suara lidik.

Kadisnaker Bulukumba H. A. Abd. Rahman yang menemui para pendemo menyatakan akan memfasilitasi para pekerja dengan memanggil pihak  PT Lonsum Balangbessi Estate dan PT Lonsum Palanggisang Estate untuk dipertemukan dengan para pekerja yang telah di PHK.

Pernyataan Kadisnaker Bulukumba disikapi oleh para pemerhati buruh dan pekerja untuk membuat surat kesepakatan  yang ditulis langsung dan ditandatangani di atas materai 6000. Adapun waktu yang tertuang dalam surat kesepakatan untuk mempertemukan pihak PT. Lonsum dengan para buruh yang telah di PHK dijadwalkan akan digelar pada hari kamis tanggal 13 April 2017 pukul 13.00 wita di kantor Disnaker Bulukumba.

“Saya siap memfasilitasi apa yang menjadi tuntutan para pemerhati buruh dan pekerja, dan saya akan memanggil perusahaan yang terkait untuk kita pertemukan masing-masing keduabelah pihak, sehingga apa yang menjadi tuntutan para pemerhati dapat terpenuhi” Jelas Rahman H. A. Abd. Rahman saat dikonfirmasi tim suara lisik. (Bandhys/Awal Tiro)