LMPI Sulsel Desak SYL Hentikan Tambang Pasir di Takalar Sebelum Terjadi Bencana Alam

oleh
Andi Nur Alim

SUARALIDIK.COM, Takalar – Makassar – Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi-Selatan Andi Nur Alim mendesak gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo untuk menghentikan aktifitas penambangan pasir laut di perairan takalar yang di lakukan oleh PT. Yasmin sebelum terjadi bencana alam. Kamis (20/07/2017)

Andi Nur Alim Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi-Selatan

Seharusnya seluruh pihak yang terkait dengan penambangan pasir laut khususnya PT. Yasmin menghentikan penambangan karena sudah ada rekomendasi DPRD Sulawesi selatan tentang penghentian sementara aktifitas penambangan pasir laut di perairan Takalar, Keputusan itu harus di hargai karena itu adalah aspirasi masyarakat melalui rapat dengar pendapat”,Tegas Andi Nur Alim

gubernur sulsel harus hentikan segera sebelum terjadi bencana karena tambang pasir di laut berpotensi abrasi karena ketinggian pasir yang berada di bibir pantai akan ikut turunĀ  menutupi lubang di laut yang ditimbulkan dari pengerukan pasir laut,” Katanya

Untuk menghindari permasalahan ini perlu dilakukan pembahasan lebih dalam antara Pemerintah daerah, provinsi dan pusat dengan pihak investor, mengingat investasi ini, selain menimbulkan dampak positif, juga menimbulkan dampak negatif karena dapat mengancam habitat terumbu karang beserta biota laut lainnya, karena itu harus dilakukan zonasi antara daratan pesisir dan laut untuk rencana pelaksanaan kegiatan investasi tersebut.

Markas daerah laskar merah putih indonesia(LMPI) sulawesi selatan akan mengambil peran strategis membantu masyarakat nelayan kabupaten takalar menuntut tambang pasir di hentikan dalam bentuk tim teknis dalam mengadvokasi pengaduan masyarakat takalar dengan berdasarkan kondisi yang terjadi yang dinilai sudah memprihatinkan. [RLS|Red3]