Longsor di Toraja Utara, Avansa Merah Ikut Terseret Arus

oleh
Avansa Merah yang ikut terseret arus longsor di Lembang Sereale Kecamatan Tikala Torut, Kamis ( 27/10) - SUARALIDIK.com/LISNA
Avansa Merah yang ikut terseret arus longsor di Lembang Sereale Kecamatan Tikala Torut, Kamis ( 27/10) – SUARALIDIK.com/LISNA

SUARALIDIK.com,TORAJA UTARA– Longsor yang terjadi Kamis petang(27/10/2016) di wilayah Dusun Parinding Lembang Sereale Kecamatan Tikala mengakibatkan aktivitas masyarakat menjadi lumpuh.

Masyarakat mengungsi ke rumah masing-masing keluarga yang aman, sementara itu sekitar 6 Ha sawah masyarakat gagal panen karena sawah terendam dengan air longsor yang mengakibatkan puluhan petak sawah yang sudah ditanami padi hancur karena tertimbun material longsor.

Longsor yang diakibatkan oleh tingginya intensitas curah hujan serta angin tersebut memutus akses jalan yang menghubungkan jalur Tikala dan Sereale karena tertimbun material tanah longsor serta beberapa rumah warga yang tertimbun tanah longsor dan terbawa arus sungai yg cukup deras beserta 2 unit kendaraan roda 4 yang terjebak material longsor.

Pantauan dilapangan pihak pemerintah Toraja Utara telah menurunkan bantuan. BPBD telah menurunkan 2 escavator untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan dan membuka material longsor yang menutupi sungai sehingga air mengalir masuk ke persawahan masyrakat yang mengakibatkan masyrakat gagal panen serta Dinas Sosial Toraja Utara telah menurunkan bantuan makanan kepada korban musibah bencana alam.

Adapun 3 buah rumah warga yang tertimpa longsor yakni milik Luter Patoding ( Papa Samra), Pak Jein dan Enos Tandi Topayung. Selain itu Kendaraan roda 4 sebanyak 2 unit antara lain Toyota Avanza warna merah DD 1453 XV milik Sampe Bua dan Mitsubisi TS yang telah dievakuasi.

Mitsibishi TS yang berhasil di evakuasi dari timbunan Longsor di Lembang Tikala Kecamatan Sesean Toraja Utara/ SUARALIDIK.com
Mitsibishi TS yang berhasil di evakuasi dari timbunan Longsor di Lembang Tikala Kecamatan Sesean Toraja Utara/ SUARALIDIK.com

Disamping itu evakuasi terhadap sisa – sisa barang isi rumah korban serta ternak yang masih bisa diselamatkan masih dilakukan evakuasi oleh warga setempat ” jelas Dandim 1414 Tana Toraja Letkol CPN Jimy Sirait di lokasi TKP, Jum’at ( 28/10/2016).

Warga yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman dari bencana alam tanah longsor yakni dari lingkungan Tandiallona dan Dusun Sereale sebanyak 6 KK dengan jumlah anggota keluarga 26 orang. Saat ini semuanya mengungsi di gedung Gereja Jemaat Sereale Kecamatan Tikala Kabupaten Torut

Adapun akses warga dari lingkungan Sereale, Kapalapitu, dan Pangala menggunakan akses jalur ke kecamatan Suloara sampai ke Pangli Kecamatan Sesean.

REP ; lisna

RED ; suaralidik.com-andi awal