LPHS Sulsel Minta Proses ASN Yang Terlibat Politik Praktis di Kab. Takalar

oleh

SUARALIDIK.com, MAKASSAR — Percakapan grup aplikasi WhatsApp membahas Pilkada Takalar 2017 mendatang yang diduga beranggotakan Bupati Takalar, para Camat dan Lurah bocor ke publik lewat Screenshot atau tangkapan layar percakapan itu diunggah ke media sosial Facebook mendapat tanggapan dari Aktifis Lembaga Perlindungan Hak-Hak Sipil (LPHS) Sulawesi selatan ,Djaya Jumain.

Djaya Jumain, Aktifis yang juga pendiri LPHS Sulawesi Selatan, mengatakan apa yang di lakukan oleh para ASN di grup tersebut sudah merupakan bagian dari kampanye terselubung karena secara terang benderang menyatakan dukungannya ke petahana.

Panwas Kabupaten Takalar harus segera bertindak,dengan adanya bentuk temuan di media sosial.” ujar Djaya.

Screen Shoot Percakapan WA grup Pilkada Takalar, Kamis (20/10) -SUARALIDIK.com
Screen Shoot Percakapan WA grup Pilkada Takalar, Kamis (20/10) -SUARALIDIK.com

Djaya Jumain berharap pelaksana tugas Bupati nantinya bisa menertibkan para ASN yang terlibat berpolitik praktis.

Panwas Takalar dan Pelaksana Tugas Bupati takalar nantinya dapat bertindak tegas memproses temuan atau laporan para tim kandidat apabila ada yang di duga melakukan pelanggaran”, kata Djaya di Makassar, Kamis (20/10/16).

Di harapkan Pilkada Takalar 2017 mendatang berjalan aman dan tertib tanpa ada kecurangan sehingga pilkada takalar yang berkualitas dapat terlaksana

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com