LSM Desak Bentuk Pansus, Komisi lll DPRD Kabgor Akan Segera Lakukan Pertemuan

oleh -

Foto : Ketua Komisi lll DPRD Kabgor Andi Polapa,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Tanggapi desakan beberapa LSM terkait kasus proyek fiktif agar dinaikkan ketingkat pansus, Ketua komisi lll DPRD kabupaten Gorontalo berencana akan segera pertemuan, untuk merapatkan langkah apa yang akan dilakukan kedepan.

“Dalam waktu dekat saya akan mengundang teman-teman komisi lll untuk mengelar rapat, membicarakan langkah selanjutnya”,ungkap Ketua komisi lll Ali Polapa kepada awak media diruang kerja komisi lll, Senin 01/07/2019.

Menanggapi kabar pertemuan antara beberapa Anggota komisi lll dengan direksi Bank Sulutgo di Manado, Ali Polapa menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima kabar tersebut.

“Hingga saat ini saya belum menerima laporan jika teman-teman yang sudah melakukan komunikasi dengan pihak Direksi Bank Sulutgo di Manado,”tegas Ali.

Untuk pembentukan pansus Ali mengungkapkan, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Ketua DPRD.

“Ketua juga belum melakukan rapat dengan semua pimpinan fraksi. Tapi seluruh masukan akan kita kaji bersama untuk menentukan mana yang terbaik”,ungkap Ali.

Ditempat yang sama anggota LSM SPAK Ammad Fajrin kembali mempertanyakan hasil pertemuan beberapa Anggota komisi lll dengan pihak Bank SulutGo saat berkunjung ke Kota Manado.

“Informasi yang kami dapat teman-teman Komisi III telah berkunjung ke kantor Bank SulutGo di Manado. Maka dari itu kami datang perjelas”,kata Ahmad Fajrin.

Namun setelah bertemu dengan salah satu anggota Komisi lll yang ikut berkunjung ke Manado, aktifis yang sering disapa Fajrin mengungkapkan, jika kunjungan ke Manado tersebut bukan melakukan pertemuan dengan direksi Bank SulutGo, namun hanya sebatas urusan kerja DPRD.

“Kami khawatir kasus ini hanya menjadi bahan mainan di DPRD. Hanya sampai di RPD saja dan akhirnya tidak membuahkan hasil apa-apa”,ucap Fajrin.

“ingat, jika tidak segera ditangani dengan benar, maka kami akan segera menggalang aksi besar-besaran di depan gedung DPRD untuk meminta pertanggungjawaban”,lanjut Fajrin.(***Rollink).