Mabuk Dan Buat Onar, Oknum TNI Dikeroyok Warga

oleh

suaralidik.com, PANGKEP–Seorang anggota TNI yang bertugas di Koramil 1405-07 Pekkae, Kabupaten Barru, Rahmat Larahu (34) dikeroyok oleh warga. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Butung, Kecamatan Pekkae, Kabupaten Barru, jum’at (05/01) malam.

Kejadian bermula saat korban dan rekannya, Japar, mengunjungi cafe Laut Biru milik Karno. Menurut saksi, mereka sudah dalam keadaan mabuk saat tiba, namun tetap memesan 7 botol minuman bir.

Selanjutnya, meski sempat ditagih oleh pramusaji cafe, Rasna, namun Rahmat tetap keluar dari cafe tanpa membayar minumannya. Ia justru mencari pemilik tempat tersebut hingga ke rumahnya. Karena terkunci, Ia mendobrak pintu dan keluarlah istri Karno.

Tidak berapa lama kemudian, Karno tiba di cafe miliknya. Melihat itu, Rahmat langsung mencabut Badik. Istri Karno berinisiatif memberikan balok kepada suaminya. Namun menurutnya, perkelahian tidak berlangsung di depan cafe, sehingga ia tidak tahu siapa saja yang ikut dalam aksi pengeroyokan terhadap Rahmat.

Keterangan lain yang diperoleh di lokasi kejadian, anggota TNI tersebut sempat lari hingga ke perbatasan Barru – Pangkep, namun berhasil dikejar warga dan langsung dikeroyok sampai tidak sadarkan diri.

Akibatnya, korban mengalami pembengkakan pada kepala dan luka pada dagu. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Barru.

Kasus pengeroyokan ini sementara sedang ditangani oleh Pihak Polsek Mandalle dan Polres Barru. Kepolisian mengamankan beberapa barang bukti, yakni 1 batang balok, diduga alat yang di gunakan pelaku, serta sendal dan topi korban. (Wank86/Syaiful)