Mahasiswa dan Alumni Helat Gerakan Aliansi Peduli Almamater UIT Makassar

oleh
Aktivis Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar

Lidik Makassar – UIT adalah salah satu kampus Swasta yang berkembang pesat di indonesia khususnya di bagian indonesia timur, banyak masyarakat yang menaruh harapan besar kepada kampus tersebut selaku prasyarat jenjang selanjutnya dalam kehidupan lebih profesional dalam menempuh pendidikan. Kamis, (02/03/2017)

Aktivis Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar

Khaeruddin basry selaku Mantan ketua BEM Hukum uit mengatakan, hari ini kita diperhadapkan pada persoalan akreditasi kampus yang notabenenya sudah berumur 16 tahun tapi sampai hari ini belum masih di mempersoalkan akreditasi institusi yang expayer.

banyaknya polemik dan mafia pendidikan di birokrasi uit adalah salah satu pemicu kemunduran jumlah mahasiswa ditahun akademik 2016/2017.”Tambahnya

Lanjut Khaeruddin basry, jika uit tidak bisa berbenah maka akan tetap sama dengan penerimaan tahun sebelumnya, sehingga sebagai alumni kami berharap bahwa uit harus lebih percaya kepada kopertis ketimbang aptisi yang hanya merupakan wadah untuk kampus kampus swasta dan tidak memiliki legalitas dalam pengambilan keputusan tertinggi kampus swasta, apalagi sampai mau melakukan penutupan kampus.

ini yang harus dipahami oleh seluruh aktivis kampus, akademisi, rektorat dan yayasan agar tidak mengikuti segala aturan bualan yang di keluarkan aptisi sehingga terlalu jauh mengintervensi manajemen yang ada di UIT.“Tegasnya.

Sementara Kamsuriadi Ketua BEM Pertanian UIT Juga mengatakan, ISO (Internasional Standar Opersional) merupakan program yang telah di gembor gemborkan oleh Birokrasi dan mahasiswa UIT tertentu, satu satunya program ampuh yang terus dijalankan oleh Yayasan dan Birokrasi kampus UIT yang kami sinyalir kuat ada aktor dan suksesor yang terlibat didalamnya.

Lanjut Kamsuriadi, Salah satu output dari program ini ialah terakreditasinya kampus secara otomatis. Program ini menuai kontroversi, lantaran dianggap tidak berimplikasi langsung pada konstrutifikasi pendidikan dan kualitas mahasiswa di UIT.

Program ISO yang di gemborkan hanya berimplikasi pada; Kenaikan biaya pembayaran sebesar 75 % sementara mutu pendidikan di UIT Tidak terjamin dan Fasilitas infrastruktur yang tidak memadai.”Tuturnya

Kamsuriadi menegaskan, gerakan mahasiswa yang tergabung dalam ALIANSI PEDULI ALMAMATER UIT ini, yang akan melakukan Demonstrasi pada hari sabtu 04/03/2017 di kantor yayasan uit makassar di jl. Abdul kadir agar tidak menjadikan sebagai gerakan pertunjukan ke rektor baru yang belum seminggu menjabat di uit. kepentingan untuk mengamankan perseorangan, jabatan dan kelompok tertentu seperti pada gerakan sebelumnya yang mengangkat (UIT baik baik saja) Serta gerakan yang mengarak Sertifikat ISO dari bandara internasional Sultan hasanuddin makassar.” Tegasnya.

Diketahui Pada aksi mereka mendatangkan akan menyuarakan beberapa Poin Tuntutan yakni
1). menghentikan kenaikan biaya pembayaran 75%.
2). Menuntaskan akreditasi institusi dan prodi.
5). Keaktifan dekan, sebagai simbol fakultas berdasarkan jam kerja.
6). Menolak peniadaan KKN (Kuliah Kerja Nyata) sebagai Simbol Tri Dharma perguruaan tinggi padahal mahasiswa telah membayar.
7). Memenuhi standar gaji karyawan, dosen, Keamanan kampus(Satpam),dll berdasarkan UU ketenaga kerjaan.
8). Kopertis segera evaluasi sistem manajemen kampus yang dijalankan di Universitas indonesia timur makassar.

Editor : Adhe