Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Demo Parkir Berbayar, Rektorat Bilang Ini Baru Wacana

oleh
UIN makassar
Demo Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin makassar ( UINAM ) didepan rektorat tuntut parkir berbayar di kawasan kampus

Senin 19/12/2016,Sekitar pukul 09:22 Wita,Ribuan mahasiswa UIN Alauddin dan samata melakukan aksi demo terkait penerapan parkir berbayar oleh pihak rektorat kampus.

UIN makassar
Demo Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin makassar ( UINAM ) didepan rektorat tuntut parkir berbayar di kawasan kampus

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin makassar ( UINAM ) melakukan aksi demo didepan rekorat menuntuk kebijakan kampus yang akan menerapkan parkir berbayar dikampus UIN makassar.

Aksi unjuk rasa oleh mahasiswa sudah pernah dilakukan bulan november lalu namun belum menuai respon dari pihak kampus,hari ini merupakan aksi demo besar-besaran kembali menuntut hal yang sama.Mahasiswa sangat tidak setuju dengan kebijakan penerapan parkir berbayar karena menurutnya ini kampus,bukan lahan bisnis.

Spanduk panjang juga dibentangkan mahasiswa sebagai bentuk mosi tidak percaya dengan pihak rektorat yang berniat memberlakukan parkir berbayar di salah satu kampus islam di Kota Makassar itu.

Melihat aksi demo besar-besaran yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin makassar ( UINAM ) pihak rektorat mengambil keputusan dan menerima tuntutan mahasiswa dengan membatalkan kebijakan parkir berbayar .

Di depan pengunjuk rasa Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Prof Musafir Pababbaru akhirnya membatalkan rencana untuk memberlakukan parkir berbayar di kawasan kampus UIN makassar,Senin 19/12/2016

Kebijakaan parkir berbayar akan ia ambil apabila kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di UIN Alauddin sangat besar. Tetapi, meski baru sekedar wacana, menurut Musafir pihaknya juga belum memberlakukan hal tersebut.

“Ini sebenarnya baru sekedar wacana, kami belum berlakukan. Anak-anaku, hari ini saya putuskan tidak akan memberlakukan parkir berbayar itu,” kata Musafir dihadapan mahasiswa yang berunjukrasa.Senin 19/12/2016

( hamzah )