Mahasiswa UIT Gelar Aksi 1000 Koin Untuk Pengadaan Mobil Jenazah Warga di Bulukumba

oleh

MAKASSAR, Suaralidik.com – Merespon kejadian di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, terkait adanya salah satu warga yang terpaksa ditandu menggunakan sarung lantaran tak diberi akses Ambulance, membuat Kerukunan Kesatuan Mahasiswa Bulukumba (KKMB UIT) menggelar aksi galang dana 1000 koin untuk pengadaan mobil jenazah bagi warga.

Aksi ini dilakukan di Pertigaan Hertasning-Pettarani, Makassar, dan mendapat respon baik oleh pengguna jalan yang melintas pada Sabtu (26/8/17) sore.

Ketua umum KKMB UIT, Saril CH, mengerahkan seluruh anggota KKMB untuk ikut serta dalam aksi 1000 koin dengan pengadaan jenazah.

“kami atas nama KKMB menuntut keras dan meminta pertanggung jawaban oleh Bupati Bulukumba dalam insiden ini, kami juga meminta agar kepala puskesmas dicopot dari jabatannya, dan copot kepala dinas kesehatan,” tutur Saril.

Selain itu, Saril menilai apa yang telah diperlihatkan kepala puskesmas Kajang tak layak untuk seorang pejabat.

“Saya dapat informasi kepala puskesmas Kajang itu tidak memiliki Surat Keputusan (SK) selama menduduki jabatannya, jadi kami berharap agar kepala puskesmas segera dicopot secepat mungkin,” ungkap Saril.

Diberitakan sebelumnya, publik di kabupaten Bulukumba heboh dengan adanya peristiwa jenazah di tandu menggunakan sarung oleh warga di kelurahan Laikang, kecematan Kajang.

Jenazah mendiang bernama Mappi itu terpaksa ditandu sejauh 7 Kilometer ke rumah duka oleh pihak keluarga dan warga lantaran tak dipinjamkan ambulance oleh Puskesmas, padahal Mappi menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Kajang.

Kepala Puskesmas, Sitti Hayati Andi Majid berdalih hal itu dia lakukan karena hanya menjalankan regulasi dari Bupati Bulukumba.