Mahasiswa UKI Toraja Unjuk Rasa Tolak Prof J Salusu ketua YPTKM

oleh
Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja Unjuk Rasa menolak penunjukan Prof J Salusu sebagai Ketua Yayasan di depan kantor Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja,Jl.Ahmad Yani,Toraja Utara,Jumat (30/9/2016)- LISNA/SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,TORAJA UTARA – Forum Mahasiswa UKI ( Universitas Kristen Indonesia) Toraja melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Jalan Ahmad Yani, Toraja Utara, karena menolak  kepemimpinan  Professor J Salusu sebagai ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale (  YPTKM ) karena dianggapnya umur yang sudah lanjut usia yakni 83 Tahun.

Aksi ratusan mahasiswa UKI Toraja yang melakukan aksi pada hari ini,Jumat (30/9) mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian Polres Tana Toraja beserta Kodim 1414 Tator.

Dalam orasinya tersebut, mahasiswa menyampaikan aksi damai yang menuntut antara lain agar BPS tidak dijadikan ladang bisnis dari keluarga Salusu serta meminta untuk menurunkan ” Tikus-Tikus” yang ada di YPTKM dan menolak dengan tegas Prof.J Salusu menjadi Ketua YPTKM.

Aksi mahasiswa UKI Toraja ini menindaklanjuti pernyataan sikap dan desakan dari semua dosen dan pegawai UKI Toraja pada tanggal 22 Agustus 2016 tentang penolakan terhadap ketua YPTKM masa bakti 2016_2021, maka senat Akademik UKI Toraja pada 20/9/2016 telah mengadakan rapat dengan beberapa kesimpulan yaitu, proses pengangkatan pengurus YPTKM bertentangan dengan UU No.16 tahun 2001 tentang Yayasan khususnya pasal 32 ayat 1,dimana perkembangan UKI Toraja kedepan sangat membutuhkan personil pengurus yayasan yang memiliki mobilitas tinggi dan enerjik,sementara konsep ketua yayasan angkatan BPS Gereja Toraja yang beredar tidak sesuai dengan tuntutan dengan alasan Profesor J Salusu memiliki kondisi fisik yang kurang mendukung mobilitas UKI karena faktor umur.

Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja Unjuk Rasa menolak penunjukan Prof J Salusu sebagai Ketua Yayasan di depan kantor Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja,Jl.Ahmad Yani,Toraja Utara,Jumat (30/9/2016)- LISNA/SUARALIDIK.com
Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja Unjuk Rasa menolak penunjukan Prof J Salusu sebagai Ketua Yayasan di depan kantor Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja,Jl.Ahmad Yani,Toraja Utara,Jumat (30/9/2016)- LISNA/SUARALIDIK.com

Prof J.Salusu juga memiliki kondisi psikologis dengan Civitas Akademik UKI akibat adanya pernyataan_pernyataan dari yang bersangkutan dalam beberapa 5 forum yang mendeskreditkan UKI Toraja sehingga kendala psikologis ini akan menjadi penghalang utama dalam melaksanakan tugas selaku penyelenggara UKI Toraja, dan pada tahun akademik 1994/1995 yang bersangkutan menolak permintaan UKI Toraja untuk diangkat sebagai Dewan Penyantun padahal saat itu UKI Toraja sangat membutuhkan kehadiran dan peran serta selaku kader Gereja Toraja yang potensial ketika itu” ujar Mahasiswa.

Sehingga dengan dilakukannya aksi damai agar Senat Akademik UKI Toraja meminta kepada dewan pembina memperhatikan hal_hal yang dimaksud dalam penetapan personil pengurus YPTKM periode 2016_2021 yang defenitif khususnya pada posisi ketua.

Hal tersebut tertuang dalam selebaran senat Akademik UKI Toraja yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Prof DR.lr.Daud Malamassan dan sekretaris A.K Sampeasang.

REPORTER ; lisna

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com